Ketua DPRD Lampung: APBD Perubahan 2026 Difokuskan untuk Infrastruktur dan Hilirisasi Pertanian

30 views

TOPIKINDONESIA.ID – Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar, mengatakan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026 telah menghasilkan sepakat, dan sejumlah penyesuaian guna menyelaraskan kondisi riil keuangan daerah dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung.

Menurut Giri, rasionalisasi anggaran dilakukan terhadap sejumlah pos belanja di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk belanja yang nilainya masih melebihi batas ketentuan. Selain itu, penyisiran juga dilakukan pada belanja operasional serta belanja barang dan jasa sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran.

“Anggaran yang berhasil dirasionalisasi kemudian dialihkan untuk mendukung tiga program prioritas Gubernur Lampung, yakni pembangunan dan peningkatan infrastruktur, hilirisasi sektor pertanian, serta penguatan infrastruktur pertanian,” kata Giri, usai rapat Badan Anggaran bersama TAPD Provinsi Lampung, Kamis (6/8/2026) malam.

Ia menjelaskan, APBD Perubahan 2026 juga mengalami penyesuaian pada sisi pendapatan. Hal itu dilakukan setelah melihat perkembangan realisasi pendapatan daerah hingga pertengahan tahun yang belum mencapai target awal.

“Target pendapatan daerah dikoreksi turun hampir Rp100 miliar, dari sekitar Rp1,3 triliun menjadi sekitar Rp1,2 triliun. Karena pendapatan menurun, belanja daerah juga harus disesuaikan agar postur APBD tetap seimbang,” ujarnya.

Giri menegaskan, penyesuaian tersebut merupakan langkah realistis agar APBD Perubahan 2026 dapat dilaksanakan secara optimal tanpa mengganggu keberlanjutan program pembangunan.

Ketua DPRD Lampung itu berharap target pendapatan yang telah disesuaikan dapat tercapai hingga akhir tahun anggaran, sehingga seluruh program prioritas pemerintah daerah dapat direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung.(*)