Gubernur Mirza Genjot Pertanian Organik Lampung Lewat PHC

24 views

TOPIKINDONESIA.ID – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat sektor pertanian melalui program Pupuk Hayati Cair (PHC) sebagai upaya meningkatkan produktivitas komoditas unggulan sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional. Program ini dibarengi dengan peningkatan kapasitas penyuluh dan pendamping pertanian di seluruh kabupaten/kota.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Program PHC di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Lampung, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, penyuluh memiliki peran penting dalam memastikan program dapat diterapkan langsung oleh para petani di lapangan.”Program ini sangat penting, tetapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana mentransfer nilai dari program Pupuk Hayati Cair ini kepada para pendamping dan penyuluh. Program ini tidak akan berjalan sukses tanpa dukungan penuh teman-teman di lapangan yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat petani,” kata Mirza.

Mirza menjelaskan, sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian Lampung dengan kontribusi sekitar 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Komoditas padi, jagung, dan ubi kayu menjadi penopang kehidupan sekitar lima juta masyarakat Lampung sehingga peningkatan produktivitas petani menjadi prioritas pemerintah.

Ia menambahkan, penggunaan Pupuk Hayati Cair diharapkan mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen. Bahkan, Pemprov Lampung menargetkan para petani nantinya dapat memproduksi pupuk hayati cair secara mandiri sehingga mampu meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan mereka.

“Target kita ke depan adalah seluruh petani teredukasi dalam pemakaian bahan organik cair secara mandiri. Mereka bisa membuat sendiri, menggunakan sendiri, dan menikmati nilai tambah keuntungannya secara langsung demi kemakmuran daerah,” tegas Mirza usai meninjau praktik pembuatan PHC bersama peserta bimtek.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung Elvira Umihanni mengatakan pihaknya terus mendorong berbagai inovasi pertanian untuk menjaga target produksi dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPSDMP Kementerian Pertanian RI Eko Nugroho juga mengapresiasi komitmen Pemprov Lampung dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Bimbingan teknis tersebut diikuti ratusan penyuluh pertanian dari seluruh kabupaten/kota, baik secara luring maupun daring, sebagai langkah mempercepat terwujudnya pertanian organik yang mandiri dan berkelanjutan.(*)