Danantara Resmi Gabungkan Empat Manajer Investasi BUMN

14 views

TOPIKINDONESIA.ID – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi menggabungkan empat perusahaan pengelola aset (asset management) milik BUMN menjadi satu entitas. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengelolaan aset negara agar lebih terintegrasi, efisien, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Empat perusahaan yang digabungkan tersebut adalah Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), dan PNM Investment Management (PNM IM).

Keputusan merger diambil dalam rapat yang dipimpin CEO Danantara Rosan Roeslani bersama COO Danantara Dony Oskaria dan CIO Danantara Pandu Sjahrir, Selasa (7/7/2026).

Melalui konsolidasi ini, Danantara akan memiliki perusahaan pengelola aset terbesar di Indonesia yang mampu mengintegrasikan portofolio investasi, memperkuat tata kelola, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperbesar daya tarik investasi bagi investor.

“Streamlining itu bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana aset-aset BUMN yang sudah ditata bisa dikelola lebih optimal, lebih produktif, dan benar-benar menciptakan nilai tambah buat negara,” kata Dony Oskaria dalam keterangan resminya.

Menurut Dony, pembentukan perusahaan asset management berskala besar merupakan bagian dari komitmen Danantara untuk membangun sistem pengelolaan aset negara yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada penciptaan nilai ekonomi jangka panjang.

“Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas aset BUMN, memperkuat kepercayaan investor, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Merger tersebut diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengelolaan aset BUMN, sekaligus memperkuat posisi Danantara sebagai motor konsolidasi investasi negara guna mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.(*)