Anggaran KKN UIN Raden Intan Lampung Rp5,2 Miliar Disorot, Mahasiswa Minta Transparansi

16 views

TOPIKINDONESIA.ID – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menjadi sorotan setelah sejumlah mahasiswa mempertanyakan realisasi anggaran program tersebut yang tercatat mencapai Rp5.269.252.000.

Berdasarkan dokumen Rekap Rencana Kerja Tahunan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Raden Intan Lampung Tahun 2025, pagu anggaran KKN mencapai lebih dari Rp5,2 miliar. Namun, sejumlah mahasiswa menilai fasilitas yang diterima selama pelaksanaan KKN tidak sebanding dengan besarnya anggaran tersebut.

Salah seorang perwakilan mahasiswa berinisial ESJ mengaku peserta KKN tahun 2025 hanya menerima fasilitas berupa tumbler. Menurutnya, pada pelaksanaan KKN tahun-tahun sebelumnya mahasiswa juga memperoleh jaket KKN, spanduk kelompok, serta kegiatan pelepasan yang lebih representatif.

ESJ juga menjelaskan bahwa bantuan dana operasional sebesar Rp1 juta untuk setiap kelompok KKN bukan berasal dari anggaran kampus, melainkan bantuan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Ia menyebut dana tersebut diberikan kepada 118 kelompok yang masing-masing beranggotakan delapan mahasiswa.

Selain mempertanyakan penggunaan anggaran, mahasiswa mengaku telah berupaya meminta penjelasan kepada pihak LP2M. Mereka juga mengklaim terdapat dugaan intimidasi terhadap mahasiswa yang mempertanyakan realisasi anggaran KKN. Karena itu, mereka meminta Rektor UIN Raden Intan Lampung membuka ruang audiensi secara terbuka agar penggunaan anggaran dapat dijelaskan kepada publik.

Menanggapi upaya konfirmasi media, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaludin, mengarahkan agar klarifikasi disampaikan oleh Ketua LP2M, Dr. H. Ali Abdul Wakhid. Namun, hingga berita ini ditulis, pihak LP2M belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang telah dikirimkan.(*)