TOPIKINDONESIA.ID – Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung, M. Taufiqullah, menyatakan perbaikan jalan difokuskan pada titik-titik dengan kepadatan kendaraan tinggi dan berperan sebagai urat nadi ekonomi daerah. Sebagai contoh, ruas jalan Pringsewu–Kalirejo setiap harinya dilalui oleh sekitar 7.701 satuan mobil penumpang.
Sedangkan ruas Kotabumi-Bandar Abung memiliki volume kendaraan hingga tujuh kali lipat lebih banyak, termasuk truk pengangkut hasil bumi. Di wilayah Pringsewu, beberapa kecamatan yang terdampak langsung oleh perbaikan jalan antara lain Adiluwih, Kalirejo, Pringsewu, dan Sukoharjo.
Berdasarkan data, Kecamatan Kalirejo mencatat produksi pertanian yang signifikan, yakni padi: 17.614 ton, jagung: 28.000 ton, cabai keriting 43.000 ton, kelapa 1.700 ton, dan bawang merah 3.800 ton. “Data ini menunjukkan bahwa ruas jalan yang diperbaiki memang merupakan jalur vital yang menunjang ekonomi masyarakat. Dengan akses jalan yang lebih baik. Distribusi hasil bumi akan semakin lancar dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Taufiqullah, Senin (17/3/2025).
Dengan percepatan pembangunan infrastruktur jalan, diharapkan masyarakat Lampung dapat merasakan manfaat langsung kepemimpinan Gubernur Mirza.. Meskipun tantangan masih ada, langkah konkret yang dilakukan menunjukkan keseriusan pemerintah mewujudkan Lampung yang lebih maju dan sejahtera.
Sebagai bentuk dukungan Pemprov Lampung untuk program Pemerintah Pusat, Gubernur Mirza mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kemudian, pemeriksaan kesehatan gratis.(red)












