TOPIKINDONESIA.ID – Provinsi Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan XVIII Tahun 2029. Penetapan tersebut dilakukan dalam forum pemilihan yang digelar di Aula Universitas Gorontalo Convention Center, Kabupaten Gorontalo, Jumat (19/6/2026).
Lampung memperoleh dukungan mayoritas dari pengurus provinsi Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Indonesia. Dari total 38 provinsi yang memiliki hak suara, sebanyak 29 provinsi memilih Lampung sebagai lokasi penyelenggaraan Penas Tani dan Nelayan berikutnya.
Dalam proses pemilihan, terdapat tiga provinsi yang mengajukan diri sebagai calon tuan rumah, yakni Lampung, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah. Hasil pemungutan suara akhirnya menetapkan Lampung sebagai pemenang.
Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan bendera petaka kepada Ketua Kontak Tani Andalan Nasional Lampung, Hanan A. Rozak, yang disaksikan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Gubernur Mirza mengaku bersyukur dan antusias atas kepercayaan yang diberikan kepada Lampung. Menurutnya, penyelenggaraan ajang nasional tersebut akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Tentunya kami sangat menyambut gembira perhelatan Penas Petani Nelayan ini karena kami yakin ajang besar ini mendorong perekonomian daerah,” ujar Mirza.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan segera melakukan koordinasi dan menyiapkan berbagai sarana pendukung untuk menyambut para peserta dari seluruh Indonesia. “Setelah balik ke daerah, kita langsung action, masih ada tiga tahun untuk kita persiapkan. Dan mudah-mudahan menjadi Penas Petani dan Nelayan terbaik,” katanya.
Penas Tani dan Nelayan merupakan pertemuan akbar tiga tahunan yang menjadi ajang pertukaran inovasi, teknologi, dan jejaring kerja sama bagi petani, nelayan, serta rimbawan dari berbagai daerah di Indonesia. Tahun 2026, kegiatan tersebut berlangsung di Gorontalo pada 18–24 Juni dengan rangkaian agenda berupa rembug utama, temu profesi, gelar teknologi, pameran pembangunan, hingga studi banding yang diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia.(*)










