Menhan dan Gubernur Mirza Tinjau Ketahanan Pangan Yonif 848 di Lampung Tengah

218 views
Oplus_131072

TOPIKINDONESIA.ID – Upaya penguatan ketahanan pangan nasional kembali menjadi perhatian pemerintah pusat di Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerja ke Markas Komando Batalyon Infanteri (Yonif) TP 848/Satya Pandya Cakti di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, Kamis (26/2/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan untuk meninjau kesiapan fasilitas mako sekaligus memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan mandiri yang dikelola Yonif TP 848/SPC.

Dalam peninjauan itu, Menhan bersama Gubernur Mirza melihat langsung pemanfaatan lahan strategis seluas 59 hektare yang dikelola satuan. Lahan tersebut merupakan hasil sinergi hibah Pemerintah Provinsi Lampung seluas 45 hektare dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah seluas 14 hektare.

Program ini menjadi bagian dari komitmen mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif di lingkungan TNI, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Saat ini, Yonif TP 848/SPC diperkuat 603 personel yang tidak hanya menjalankan tugas militer, tetapi juga aktif mengembangkan sektor agrobisnis guna mendukung swasembada pangan nasional.

Sejumlah program pengelolaan lahan produktif telah berjalan, di antaranya budidaya jagung seluas 40 hektare sebagai sumber pakan ternak mandiri, serta lahan tebu seluas 10 hektare sebagai komoditas perkebunan penunjang.

Di sektor peternakan dan perikanan, satuan ini mengembangkan budidaya lele sebanyak 45.000 ekor, ternak ayam petelur dengan kapasitas 3.000–6.000 ekor, serta pengembangan kambing kurban sebagai bagian dari program ketahanan pangan terpadu.

Program tersebut menjadi bukti bahwa prajurit tidak hanya fokus pada tugas pertahanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan ekonomi dan pangan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Panglima TNI TNI Tandyo Budi Revita, Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Haryantana, serta Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri.

Kehadiran para pejabat pusat dan daerah ini menegaskan sinergi kuat antara TNI dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis satuan teritorial.(*)