Sekdaprov Marindo: Mahasiswa, Motor Perubahan di Era Digital Lampung

28 views

TOPIKINDONESIA.ID – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, mengajak mahasiswa untuk mengambil peran strategis sebagai motor penggerak transformasi digital dan penguatan sumber daya manusia (SDM) unggul di daerah.

Ajakan tersebut disampaikan saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Lampung Digital Education Transformation Symposium 2026 yang digelar di Hall Fakultas Hukum Universitas Lampung, Jumat (17/4/2026).

Dalam paparannya, Marindo menyampaikan apresiasi terhadap Universitas Lampung yang dinilai telah banyak melahirkan SDM unggul dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan, masa depan Lampung tidak hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas manusianya.

“Lampung saat ini berada pada momentum bonus demografi. Sekitar 69,24 persen penduduk berada pada usia produktif. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan,” ujar Marindo.

Menurutnya, bonus demografi dapat menjadi kekuatan besar jika dikelola dengan baik. Namun, jika tidak, justru berpotensi menjadi beban pembangunan. Karena itu, mahasiswa dituntut mempersiapkan diri dengan keterampilan, kreativitas, serta daya saing tinggi.

Marindo juga menekankan pentingnya perubahan cara pandang terhadap teknologi. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi mampu menjadi inovator dan pencipta solusi.

“Jangan hanya jadi user. Jadilah inovator dan problem solver yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, terus mendorong transformasi digital melalui berbagai layanan, mulai dari pelayanan publik, informasi lowongan kerja, pembayaran pajak, hingga pengaduan masyarakat yang terintegrasi dalam aplikasi Lampung-inn.

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen memperluas infrastruktur digital hingga ke wilayah desa dan daerah terpencil agar akses teknologi semakin merata.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung, Suripto Dwi Yuwono, menilai kegiatan ini sebagai langkah penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.

“Mahasiswa harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berinovasi, dan meraih masa depan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan capaian positif dunia pendidikan di Lampung. Sebanyak 86 persen mahasiswa jalur prestasi di Universitas Lampung berasal dari SMA di Provinsi Lampung. Bahkan, pada Program Studi Kedokteran, 63 persen mahasiswa yang diterima juga berasal dari sekolah di Lampung.

Capaian tersebut dinilai sebagai hasil sinergi antara sekolah, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(*)