150 Warga Simpang Pematang Terima Bantuan Program Ketahanan Pangan

286 views

Mesuji Lampung (Topik Indonesia.id) – Pemarintah desa simpang pematang melaksanakan pelatihan program batuan ketahanan pangan di aula balai desa Simpang Pematang, kecamatan Simpang pematang kabupaten Mesuji kepada 150 orang warganya, pada Jumat 08/07/2022.

Acara tersebut dihadir oleh camat Simpang Pematang yang diwakili oleh Rasino selaku PMD kecamatan, kepala desa Simpang Pematang Abu Sali, Sekdes Simpang Pematang M. Ridwan, BPD Simpang Pematang Bambang Farianto, perangkat desa, serta ibu Ari Widianingsih selaku narasumber.

Dalam upaya mendukung program pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 Pemerintah Desa (Pemdes) desa Simpang Pematang kecamatan Simpang Pematang kabupaten Mesuji telah mengembangkan Budidaya Ikan Lele dan bibit sayur mayur.

Kepala desa (Kades) Simpang Pematang Abu Sali menjelaskan, budidaya ikan lele dan bibit sayur sayuran merupakan program ketahanan pangan yang telah disepakati masyarakat dalam musyawarah desa (Musdes) yang di laksanakan beberapa waktu lalu. Dimana lanjutnya, program itu dinilai dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Untuk dana pengembangan budidaya ikan lele dan bibit sayur mayur bersumber dari Dana Desa (DD),” ujar abu sali menjelaskan pada Jum’at, 8 Juli 2022.
Dimana, lanjut abu sali, penyediaan program ketahanan pangan dan hewani untuk masyarakat miskin dan keluarga penerima bantuan langsung tunai (BLT) sebesar 20℅ dari DD.

“Sesuai arahan kebijakan Bupati kabupaten Mesuji terhadap belanja DD agar mendorong dan memprioritaskan sektor produktif dengan mengembangkan budidaya tanaman unggulan yang berorientasi ekspor atau telah memiliki pasar. Untuk mendukung hal itu, kata Abu Sali pihaknya telah mengadakan pengadaan terpal dan pakan pada DD tahap pertama ini “Ujarnya.

“Program ini sudah mulai dijalankan, ditahap pertama ini media terpalnya, bibit dan pakan sudah dibagikan ke- 150 Kepala Keluarga (KK) 100 KK untuk bibit lele dan 50 kk untuk bibit sayuran di masing-masing dusun “Bebernya menambahkan.

BACA JUGA:  Dusun Sukawayahna, Kampung yang Dianaktirikan, Butuh Sentuhan Pemerintah Kabupaten Pesawaran

Sementara untuk program pembangunan infrastruktur, pihak desa fokus pada pengembangan budi daya ikan lele dan bibit sayur. pungkas Abu Sali (Drr/Well)