Rem Diduga Blong, Dump Truck Seruduk Tiga Kendaraan di Jalan Pramuka Bandar Lampung

12 views

TOPIKINDONESIA.ID – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Pramuka, tepatnya di depan Sekolah Baitul Jannah, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Selasa (22/9/2026) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu melibatkan sebuah dump truck, sepeda motor Yamaha Mio J, Daihatsu Terios, dan Toyota Innova. Seorang pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung Kompol Yurike Ade Purwanti membenarkan kecelakaan tersebut. Menurutnya, petugas masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, kecelakaan bermula ketika dump truck bernomor polisi BE 8410 FT melaju dari arah Kemiling menuju Rajabasa.

Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan berat tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman. Kondisi itu membuat laju truk tidak terkendali hingga menabrak tiga kendaraan yang berada di depannya, yakni Yamaha Mio J BE 3644 BR, Daihatsu Terios BE 1274 EP, dan Toyota Innova BE 1792 ALS.

“Penyebab sementara diduga akibat kendaraan dump truk mengalami gangguan fungsi rem atau rem blong,” kata Yurike.

Benturan keras mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami luka-luka. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Yurike memastikan tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban dengan luka berat dalam kecelakaan tersebut. “Korban pengendara sepeda motor sudah berada di rumah sakit untuk penanganan medis. Tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa ini,” ujarnya.

Selain dugaan gangguan pengereman, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi juga menjadi perhatian. Saat kejadian, sejumlah kendaraan diketahui sedang mengantre BBM di SPBU terdekat sehingga ruang badan jalan menjadi lebih sempit.

Petugas Satlantas Polresta Bandar Lampung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

Keempat kendaraan yang terlibat kecelakaan juga telah diamankan sebagai barang bukti. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan secara menyeluruh.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman kendaraan berat, sebelum beroperasi di jalan raya. Kondisi lalu lintas yang padat juga membutuhkan kewaspadaan ekstra dari seluruh pengguna jalan.(*)