Investasi Masa Depan Industri Hijau: PTPN IV Regional VII Gelar Pembekalan Intensif CKP 2026

8 views

TOPIKINDONESIA.ID – Dalam rangka memperkuat akselerasi transformasi bisnis dan memastikan keberlanjutan kepemimpinan masa depan, PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional VII menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Calon Karyawan Pimpinan (CKP) yang berlangsung pada tanggal 4 hingga 9 September 2026.

Kegiatan yang berpusat di Kantor PTPN IV Regional VII, Bandar Lampung ini diikuti oleh 11 peserta terpilih hasil seleksi ketat dari berbagai bidang, antara lain bidang tanaman, teknik pengolahan dan sdm umum. Program pembekalan ini dirancang sebagai upaya untuk membentuk calon planters muda yang memiliki kompetensi teknis unggul, ketajaman manajerial, serta berkarakter kuat berlandaskan tata nilai inti BUMN, yaitu AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Rangkaian pembekalan ini dibuka secara resmi oleh Regional Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan. Dalam sambutan pembukanya, ia memaparkan lanskap baru perusahaan pasca-integrasi yang kini bergerak semakin solid, adaptif, dan terintegrasi. Di hadapan para calon pemimpin muda, beliau secara tegas menetapkan visi besar korporasi untuk mengembalikan kejayaan wilayah Regional VII sebagai salah satu pilar kekuatan agribisnis nasional.

Menyambung arahan strategis tersebut, optimisme dan tantangan nyata di lapangan ditegaskan oleh Ihsan selaku Operation Head. Ia menyampaikan rasa bangganya atas bergabungnya talenta-talenta terbaik di tubuh PTPN IV sebuah entitas bisnis negara yang terbukti tangguh dengan torehan kinerja luar biasa, mencatatkan laba bersih mencapai Rp7 triliun pada tahun lalu. Kendati demikian, Ia berpesan agar pencapaian gemilang tersebut tidak membuat para CKP terlena, melainkan menjadi pemantik integritas. Pasalnya, peran seorang asisten kebun kelak memikul tanggung jawab (amanah) fisik aset dan tata kelola finansial bernilai sangat besar yang dititipkan negara kepada mereka.

Melengkapi visi manajerial dan operasional tersebut, pembentukan mentalitas kerja diulas mendalam oleh Dhanny Hermawan selaku Business Support Head. Ia menggarisbawahi bahwa kesempatan berada di ruangan ini adalah sebuah anugerah yang patut disyukuri, mengingat para peserta berhasil menyisihkan ribuan kandidat lain melalui seleksi ketat di salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia.

Namun, rasa syukur itu harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Dhanny mengingatkan esensi kedisiplinan budaya planter yang pantang kendur, khususnya dalam memegang teguh siklus operasional harian: matang merencanakan di pagi hari, disiplin mengeksekusi, cermat memonitor di lapangan, hingga mengevaluasi capaian di sore hari. Lebih dari itu, beliau menuntut para calon asisten kebun untuk melatih ketajaman berpikir analitis mampu mengidentifikasi setiap kendala kerja hingga ke akar penyebabnya (root cause), alih-alih hanya sekadar meredam gejala permukaannya (symptom).

Selama pelatihan (4–9 September 2026), para peserta mendapatkan materi komprehensif yang mencakup: Core Values & Corporate Culture: Internalisasi tata nilai AKHLAK dan etika kerja korporasi perkebunan. Technical & Field Operational Excellence: Pemahaman mendalam terkait operasional tanaman (agronomy), pengolahan pabrik, standar keselamatan kerja (K3), hingga manajemen mutu. Business & Financial Literacy: Pemahaman tata kelola keuangan, manajemen risiko, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance / GCG), dan kepatuhan keberlanjutan (ESG). Leadership & Team Dynamics: Pembentukan karakter kepemimpinan tangguh, kedisiplinan, serta simulasi manajemen krisis dan pemecahan masalah (problem solving).

Setelah menyelesaikan sesi materi kelas dan leadership camp, rangkaian pembekalan akan ditutup pada Rabu (9/9) sebelum para calon pimpinan ini diterjunkan langsung ke berbagai unit kebun dan pabrik di wilayah operasional PTPN IV Regional VII untuk menjalani masa on-the-job training (OJT). Melalui pembekalan ini, PTPN IV Regional VII optimistis talenta-talenta muda ini akan menjadi penggerak utama inovasi dan produktivitas perusahaan, selaras dengan komitmen perusahaan: “Tumbuh Juara, Bangun Negeri”. (*)