Wagub Jihan: Renang Bentuk Mental Juara

21 views

TOPIKINDONESIA.ID – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan dan Pelajar se-Indonesia Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI 2026 bukan sekadar ajang mengejar medali, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter bagi atlet muda.

Hal itu disampaikannya saat membuka kejuaraan di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, Sabtu (11/7/2026).

“Kejuaraan ini menjadi wadah bagi para atlet untuk mengukur kemampuan, mengasah prestasi sekaligus membangun karakter disiplin dan mental juara. Hal-hal kecil seperti menghormati Lagu Indonesia Raya juga mencerminkan karakter seorang atlet,” ujar Jihan.

Kejuaraan nasional tersebut diikuti 2.780 atlet dari 117 klub renang yang berasal dari 16 provinsi. Jihan mengapresiasi kepercayaan Kemenpora dan seluruh pihak yang telah menunjuk Lampung sebagai tuan rumah, sekaligus menyebut tingginya jumlah peserta menjadi bukti meningkatnya kepercayaan terhadap daerah dalam menggelar ajang olahraga berskala nasional.

Menurut Jihan, pembinaan olahraga harus dilakukan secara berkelanjutan karena menjadi bagian penting dalam mencetak generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing. Ia menilai atlet berprestasi tidak hanya dibentuk melalui kemampuan teknik, tetapi juga kedisiplinan, sportivitas, dan rasa cinta kepada bangsa.
Ia juga optimistis cabang olahraga renang di Lampung akan terus berkembang. Prestasi tujuh medali emas dari cabang renang pada PON wilayah Sumatera menjadi bukti bahwa Lampung memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Ketua Pelaksana Kejuaraan, Yudha Al Hadjid, mengatakan kompetisi tahun ini menjadi yang terbesar sejak pertama kali digelar. “Tahun ini diikuti 2.780 atlet dari 117 klub yang mewakili 16 provinsi. Ini merupakan jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan kejuaraan,” katanya.

Di sela pembukaan, Jihan menyerahkan penghargaan kepada Djuhriansyah atau Djuju atas dedikasinya membina olahraga renang di Lampung. Sementara itu, Dewi, orang tua salah satu atlet, mengaku bangga anaknya dapat merasakan atmosfer kompetisi nasional.

“Kalah menang belakangan. Yang penting anak saya berani tampil dan mendapat pengalaman bertanding sejak dini,” ujarnya.(*)