TOPIKINDONESIA.ID – Suasana Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Lampung Barat kembali semarak dengan digelarnya tradisi budaya Sekura Cakak Buah. Tahun ini, kemeriahan terasa begitu hidup di Pekon Padang Dalom dan Pekon lainnya di H+2 Syawal, yang dipadati masyarakat sejak pagi hingga siang hari.
Tradisi Sekura yang rutin digelar setiap bulan Syawal ini menjadi magnet tersendiri bagi warga lokal maupun pengunjung dari luar daerah. Berbagai penampilan Sekura, khususnya Sekura Kamak dan Sekura Kecah, tampil memukau di tengah keramaian.
Sekura Kamak (kotor) dikenal dengan karakter topeng sederhana dan gerakan jenaka yang mengundang tawa, sementara Sekura Kecah (bagus) tampil dengan pakai selendang maupun pakai tapis lampung dengan kostum yang unik dan penuh warna. Kedua jenis Sekura ini menjadi daya tarik utama dalam rangkaian acara Cakak Buah yang sarat nilai budaya dan kebersamaan.

Masyarakat tampak antusias memadati lokasi acara. Anak-anak hingga orang dewasa berbaur menikmati pertunjukan yang hanya hadir setahun sekali, tepat pada momen Lebaran. Selain menjadi hiburan, tradisi ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antarwarga.
“Ini tradisi yang selalu kami tunggu setiap tahun. Selain hiburan, juga jadi momen kumpul keluarga dan masyarakat,” ujar salah satu warga setempat, Minggu (22/3/2026) siang.
Sekura Cakak Buah sendiri merupakan warisan budaya khas Lampung Barat yang terus dijaga kelestariannya oleh masyarakat. Tradisi ini tidak hanya menampilkan seni pertunjukan, tetapi juga mengandung nilai filosofi tentang kebersamaan, kegembiraan, dan penyamaran identitas sebagai simbol kesetaraan sosial.
Dengan semangat kebersamaan yang kental, perayaan Sekura di Pekon Padang Dalom tahun ini kembali membuktikan bahwa budaya lokal tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri di Lampung Barat.(*)












