Blangikhan Satukan Adat Sambut Ramadan 1447 H

63 views

TOPIKINDONESIA.ID – Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPP Lampung Sai dan Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) menggelar tradisi Blangikhan di Sesat Agung Nuwo Balak, Rabu (18/2/2026). Tradisi turun mandi ini menjadi simbol penyucian diri menyambut Ramadan 1447 H.

Kegiatan diawali arak-arakan dari rumah dinas bupati menuju lokasi acara. Hadir Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa, Ketua Umum DPP Lampung Sai Sjachroedin ZP, Ketua Umum MPAL Rycko Menoza SZP, serta tokoh adat dan masyarakat.

Wagub Jihan menyampaikan Blangikhan menjadi momentum membersihkan diri, menata niat, dan mempererat kebersamaan menjelang Ramadan. Ia juga mendorong agar tradisi ini masuk kalender nasional Kharisma Event Nusantara guna memperkuat promosi pariwisata Lampung.

Wamenpar Ni Luh Puspa mengapresiasi pelestarian Blangikhan yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia sejak 2019. Menurutnya, tradisi ini berpotensi besar dikembangkan sebagai daya tarik wisata berbasis budaya.

Ketua MPAL Rycko Menoza menegaskan Blangikhan bukan sekadar seremoni, melainkan warisan adat yang sarat nilai spiritual dan sosial. Kegiatan juga melibatkan pelaku UMKM dengan menghadirkan kuliner khas Lampung.

Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menambahkan, tradisi ini merupakan simbol pembersihan diri dan doa keselamatan yang perlu diwariskan kepada generasi muda.
Acara ditutup dengan prosesi pemandian muli mekhanai dan pemecahan kendi sebagai tanda dimulainya tradisi Blangikhan.(*)