Kunjungan Kapolri di Lampung: Dari Groundbreaking SPPG Hingga Senyum Warga Terima Sembako

341 views

TOPIKINDONESIA.ID – Tak hanya datang untuk meresmikan bangunan atau menyampaikan arahan, kedatangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Mapolda Lampung, Senin (28/7/2025), membawa angin segar bagi ribuan warga yang menerima layanan kesehatan dan bantuan sosial secara langsung.

Di tengah agenda padat, Kapolri menyempatkan diri menghadiri bakti kesehatan (baktikes) dan pembagian sembako yang digelar Polda Lampung. Tak tanggung-tanggung, lebih dari 1.200 warga dilayani dalam kegiatan tersebut. Mulai dari pengobatan umum, layanan spesialis, khitanan massal, pemeriksaan laboratorium, hingga donor darah — semua disediakan gratis.

Total ada 120 tenaga kesehatan yang diterjunkan: dari dokter umum, spesialis, perawat, ahli gizi, hingga apoteker. Mereka memberikan layanan ke berbagai lapisan masyarakat. Bahkan, bantuan alat kesehatan juga dibagikan, mulai dari kursi roda, alat bantu dengar, hingga tongkat untuk penderita stroke.

Tak berhenti di situ, Kapolri bersama jajaran juga membagikan 1.200 paket sembako kepada warga yang datang dari berbagai latar belakang, seperti sopir ojek online, petani, hingga lansia. Warga pun tampak sumringah saat menerima paket bantuan yang dibagikan langsung oleh para petinggi Polri.

Di sela kegiatan, Kapolri juga melakukan groundbreaking 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan dibangun di berbagai Polres. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program Menuju Indonesia Bebas Gizi Buruk (MBG).

Kegiatan ini turut dihadiri para pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika, hingga Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Gubernur juga tampak aktif berdialog dengan warga dan memberikan dukungan terhadap upaya Polri membangun pendekatan pelayanan yang lebih humanis.

“Ini bukan hanya soal infrastruktur atau seremonial. Ini bentuk kehadiran negara dan aparatnya di tengah masyarakat,” ujar Gubernur Mirza usai kegiatan.

Kehadiran Kapolri dan gebrakan pelayanan sosial ini menjadi bukti bahwa membangun keamanan tidak hanya lewat penegakan hukum, tetapi juga lewat sentuhan kemanusiaan dan pelayanan langsung ke masyarakat.(*)