Kembalinya Lilipaly yang kini berusia 35 tahun menjadi kejutan tersendiri bagi pecinta sepak bola tanah air. Banyak yang mengira kariernya bersama timnas sudah usai setelah absen dalam beberapa tahun terakhir. Namun, performa gemilangnya di Liga 1 bersama Borneo FC musim ini tampaknya menjadi alasan kuat untuk kembali dipanggil.Ini juga bisa menjadi peran penting menggantikan Ragnar Oeratmangoen dikarnakan absen sakit.
Faktor pengalaman dan senioritas membuat kehadiran Lilipaly bisa sangat penting di ruang ganti.Ia sudah lama membela timnas indonesia sejak 2013 lalu. Pastinya, soal pengalaman bersama squad garuda terbilang tidak sedikit.
Salah satu nilai lebih Lilipaly adalah kemampuannya bermain di berbagai posisi di lini tengah hingga depan. Ia bisa berperan sebagai gelandang serang, winger, bahkan false nine. Mempunyai pemain serba bisa menjadi keuntungan bagi Patrick Kluivert pelatih timnas saat ini. Lilipaly bisa memberi banyak opsi taktik bagi sang pelatih.
Kembalinya sang playmaker disambut hangat oleh para fans, yang langsung membanjiri media sosial dengan tagar #LilipalyKembali.
Tak sedikit yang berharap kehadirannya mampu menjadi pembeda dalam laga-laga penting Kualifikasi Piala Dunia mendatang.
Akankah Lilipaly mampu membawa Timnas terbang tinggi sekali lagi? -Satu hal pasti yang diharapkan oleh para penggemar sepak bola indonesia.(**)












