PKS Deklarasikan Anies sebagai Bacapres 2024, Rocky Gerung: Mendorong Naiknya Tensi Politik di Istana

329 views

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mendeklarasikan dukungan untuk Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2024.  Deklarasi dilakukan di DPP PKS, Kamis (23/2), dihadiri langsung oleh Anies Baswedan dan seluruh elit PKS serta disaksikan oleh seluruh kader PKS di Tanah Air melalui during.

Tampak hadir langsung  sejumlah petinggi PKS seperti Hidayat Nur Wahid, Sohibul Iman, juga termasuk Ketua Majelis Syura Salim Segaf Al Jufri.

“Alhamdulillah pembahasan mengerucut sosok yang dimaksud itu jatuh pada Anies Rasyid Baswedan…. Kita usung beliau menjadi tokoh nasional. Dan Allah takdirkan sebagai presiden,” ujar Presiden PKS Ahmad Syaikhu di markas DPP PKS, Kamis (23/2).

Keputusan mendukung Anies Baswedan sebagai capres di 2024 juga merupakan hasil keputusan musyawarah Majelis Syura VIII PKS. Syaikhu menegaskan keputusan tersebut hadir juga telah melalui proses musyawarah dan dibahas secara saksama oleh sejumlah pihak.

Pengamat politik Rocky Gerung mengatakan, deklarasi pencapresan Anies akan mendorong naiknya tensi politik, terutama dari pihak Istana yang sejak awal terkesan kuat tidak mendukung pencapresan Anies.

“Anies  bisa saja sewaktu-waktu dipaksakan menjadi tersangka oleh KPK,” katanya.

Sebelumnya, Rocky memprediksi akan ada tiga calon presiden pada Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Prediksi tersebut, jelasnya didasari situasi politik pencapresan yang belum pasti dan terus meninggi sampai hari ini.

Ia menyinggung soal pertemuan Surya Paloh dengan SBY hari ini dan kabar PKS akan mempercepat dekralasi pencapresan Anies sebagai peristiwa yang menentukan, namun ia memprediksi dua peristiwa tersebut hanya sebatas untuk menemukan pasangan wakil presiden untuk Anies dan Prabowo Subianto.

Ia berpendapat, faktor SBY atau Partai Demokrat sangat kental dalam menentukan cawapres untuk pencapresan Anies Baswedan.

BACA JUGA:  Anies Janji Bangun Kereta Double Track Lampung-Palembang, Jika jadi Presiden 2024

“Tentu saja pertemuan SBY dan Surya Paloh pasti akan membicarakan hal tersebut,” katanya, Rabu (22/02/23) dalam perbincangannya dengan Hersubeno Arief di channel Youtube Rocky Gerung Official Forum News Network (FNN).

Kalkulasi politik bahwa Anies akan lebih mudah memenangkan pilres di Jawa Timur akan menjadi posisi tawar bagi SBY untuk menyodorkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres mendampingi Anies ke dalam koalisi tiga partai Demokrat, PKS dan Nasdem.

“Potensi Jawa Timur akan menentukan. Di sana Anies tidak begitu kuat, tetapi bisa menjadi kuat bila dipasangkan dengan AHY. Dan kelihatannya Demokrat akan habis-habisan untuk itu,” katanya.

Untuk menyaingi itu, Rocky menyebut Prabowo kemungkinan akan berpasangan dengan Sandiaga Uno dengan pertimbangan dapat meraih suara dari efek Sandi yang dulu menjadi cawapresnya.

Dengan komposisi dua pasangan itu, maka tersisa satu pasang dari PDIP yang menurutnya masih belum bergeser dari dua nama, Ganjar dan Puan.

Saat ini PKS juga tengah menjajaki koalisi dengan Partai NasDem dan Demokrat. Mereka sedang merumuskan koalisi untuk menghadapi Pilpres 2024 mendatang.

Ketiga partai pun sudah menyampaikan dukungan kepada Anies. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada kesepakatan mengenai cawapres yang akan mendampingi Anies.

Namun demikian sejumlah nama yang mencuat bakal menjadi bakal cawapres Anies adalah Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan kader PKS yang juga mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Ketiga partai masih terus melakukan komunikasi mengenai hal itu.

(IPS)