TOPIKINDONESIA.ID – Selama enam hari, ratusan pelanggar lalulintas terekam Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Satlantas Polresta Bandar Lampung.
Hal itu diungkapkan, Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, AKP. Rohmawan, saat menggelar operasi Patuh Krakatau 2022, dengan tema “Gebyar Tertib Berlalulintas”, di Tugu Adipura, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (18/06/2022) siang.
“Ini hari yang keenam operasi Patuh Krakatau 2022,”kata Rohmawan.
Dalam operasi Patuh Krakatau 2022, untuk tindakan pihaknya tidak menggunakan cara manual tetapi dengan menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
“Di Provinsi Lampung ada dua diantaranya, ada di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan di Kota Bandar Lampung,”terangnya.
Lebih lanjut kata mantan Kasat Lantas Polres Pesawaran, ETLE di Kota Bandar Lampung ada lima titik. Dari lima titik tersebut, ada ratusan pengendara yang melanggar lalulintas yang terekam ETLE.
“Ratusan pelanggaran yakni, penindakan sebanyak 111 dan teguran sebanyak 130. Jika di kalkulasikan pelanggaran terjadi dalam satu hari sekitar 25 hingga 35 pelanggaran. Kebanyakan, tidak menggunakan Helm, melawan arus dan tidak menggunakan safety belt,”ungkapnya.
Dari pantauan TOPIKINDONESIA.ID dilokasi, dalam gelar operasi Patuh Krakatau 2022, petugas gabungan dari Satlantas dan Jasaraharja, memberikan kuis atau pertanyaan kepada pengendara sepeda motor yang tertib berlalulintas. Jika bisa menjawab, akan mendapatkan sebuah Helm atau satu paket Sembako. Tidak hanya itu, sebagai edukasi, petugas gabungan juga mengikutsertakan sosok Pahlawan Raden Inten dikawal dua orang Hulubalang.(robin)












