Luhut: Bansos Akan Diubah Jadi Transfer Tunai Rp5,4 Juta

38 views

TOPIKINDONESIA.ID – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan perubahan besar dalam skema penyaluran bantuan sosial (bansos). Ke depan, bantuan tidak lagi diberikan dalam bentuk barang, melainkan langsung ditransfer kepada penerima manfaat.

Menurut Luhut, rata-rata nilai bantuan yang diterima masyarakat dapat mencapai sekitar Rp5,4 juta per orang apabila seluruh bantuan yang selama ini disalurkan dalam berbagai bentuk dikonversi menjadi bantuan tunai.
Perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menerapkan sistem bantuan berbasis penerima manfaat secara langsung atau by name by address. Langkah ini juga didukung percepatan transformasi digital nasional, dilansir dari sinarlampung.com, Minggu (14/6/2026).

Pemerintah akan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mengelola data tunggal nasional. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi dalam menentukan penerima bantuan sehingga program sosial lebih tepat sasaran.

Tak hanya untuk penyaluran bansos, sistem AI juga akan digunakan untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui teknologi tersebut, pemerintah dapat memetakan profil pelaku usaha sekaligus melakukan penilaian kelayakan usaha secara lebih objektif.

Luhut menjelaskan, pelaku UMKM nantinya dapat memperoleh skor kredit (credit scoring) berdasarkan data yang terintegrasi. Dengan demikian, akses pembiayaan bagi UMKM berpotensi menjadi lebih mudah dan terukur.

Selain itu, digitalisasi yang terintegrasi memungkinkan pengawasan anggaran pemerintah dilakukan secara real time. Seluruh proses, mulai dari pengumpulan data hingga penyaluran anggaran, dapat dipantau secara langsung untuk meningkatkan transparansi dan menekan potensi penyimpangan.(*)