Kunjungi Perayaan HUT Mesuji Ke 17, Gubernur Lampung Minta Khamamik Jadikan Mesuji Lumbung Ayam Kampung

678 views

Mesuji Lampung,(Topik Indonesia.Id) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S. T., M.M., melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Mesuji, serta menyempatkan silaturahmi ke Rumah Dinas Bupati Mesuji Elfianah, di jalan Z.A. Pagar Alam, Kecamatan Tanjung Raya, sekaligus menghadiri Jalan Sehat HUT Mesuji ke-17 Tahun 2025 bertema “Pangan Melimpah, Infrastruktur Mantap, Mesuji Maju”. Sabtu, (22/11/2025).

Mirzani mengatakan, kehadiran nya di Mesuji merupakan bentuk kesungguhan dirinya mendukung pembangunan di Kabupaten Mesuji.

“Ini adalah bukti masyarakat Mesuji mendukung dan percaya pada pemimpin-pemimpin di Lampung lima tahun kedepan untuk menjadi lebih baik,” sampainya.
Terkait itu, ia memberi apresiasi penuh pada kinerja Bupati Mesuji yang telah malang melintang menghibahkan waktu dan pikiran demi mendongkrak pembangunan di kabupaten tersebut.

“Luar biasa perjuangan Ibu Bupati Elfianah untuk Mesuji, kadang berada di Jakarta, Bandar Lampung, luar kota, dimana-mana dan sekarang sudah ada di Mesuji lagi, luar biasa perjuangan Ibu bupati untuk Mesuji,” ujarnya.

Mirzani menambahkan, walau serba keterbatasan, tapi Pemkab Mesuji tidak pernah menyerah atau minder untuk memajukan Kabupaten Bumi Ragab Begawe Caram.

Saat ini kata RMD, Provinsi Lampung menempati peringkat ke-5 sebagai produsen padi terbesar secara nasional, dan merupakan salah satu dari lima wilayah utama yang menjadi target swasembada pangan nasional.

Lampung juga dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional dan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia, terutama untuk komoditas padi, jagung, dan singkong.

Selain itu, untuk ketahanan pangan, beliau telah menyampaikan secara langsung visi misi Provinsi Lampung pada Khamami selaku Bapak Pembangunan Mesuji (Suami sah Bupati Elfianah.Red) untuk menjadikan Mesuji lumbung ‘Ayam Kampung’, seperti Kabupaten Tulang yang menjadi ‘Lumbung Kerbau’ karena tradisi masyarakat di desa-desa Menggala, ibu kota Tulang Bawang, telah memelihara tradisi unik beternak kerbau selama lebih dari 300 tahun

BACA JUGA:  Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Ini Pesan yang Disampaikan Abdul Hakim

Editor:Dhamar