Dukung KPK Usut Pengemplangan Pajak SGC, Akar Akan Gelar Aksi Teaterikal

442 views

TOPIKINDONESIA.ID – Guna mengawal laporan yang telah dilayangkan di KPK dan Kejagung RI, Dewan Pimpinan PusatAliansi Komando Aksi Rakyat DPP AKAR Lampung kembali akan terus menggelar Aksi Moralsecara estafet, terkait Dugaan Tindak Pidana Pergub dan Pengemplangan Pajak PT. SugarGroup Companiey.

Indra Musta’in Ketua Presedium DPP Akar Lampung menjelaskan pada Kamis 25/7 di BaseCamp Akar Lampung AKAR Lampung telah melaporkan secara resmi terkait persoalan PT. SGCdan Mantan Gubernur Lampung dsi Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) sertaKomisi Pemberantasan Korupsi KPK di Jakarta 18 dan 19 Juli 2024 yang lalu, oleh itu GerakanAksi Demonstrasi DPP Akar akan kembali dilaksanakan pada Senin 29/7 di Bundaran TuguAdipura, guna mengawal laporan DPP Akar Lampung, aksi demonstrasi Akar ini akan dilakukanprovinsi Lampung maupun di Jakarta.

Menurut keterangan Kepala divisi pergerakan akar Lampung saudara Rudianto menjelaskan, Akar Lampung dalam waktu dekat ini akan menggelar aksi secara publik di Kota Bandarlampung atau tepatnya di sekitaran Tugu Adipura Kota Bandarlampung.

Aksi ini mengusung tema tegakkan hukum berkeadilan, hal ini sebagai wujud mendukung Pihak Kejaksaan Agung RIdan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI agar dapat cepat segera menuntaskanlaporan DPP Akar Lampung atas terkait dugaan dan indikasi KKN terselubung yang diduga telah dilakukan oleh mantan Gubernur Lampung saudara Arinal dan PT SGC.

“Gerakan ini gunamenuntaskan atas dugaan akar Lampung terhadap PT SGC yang diduga telah melakukanpengemplangan pajak yang diduga telah dilakukan oleh manajemen dan pengelolaan PT SGCsejak tahun 2003 lalu hingga tahun 2024 saat ini”, ujarnya, Kamis (24/7/2024).

Dugaan pengemplangan pajak ini menurut Kepala Divisi DPP Akar Lampung ini, diindikasi hingga triliunan rupiah oleh itu ke jagung maupun KPK RI diharapkan segera melakukan prosespenyidikan penyelidikan pemeriksaan pengauditan investigasi baik kepada pihak PT SGC khususnya maupun pihak dirjen pajak Republik Indonesia yang mengurusi perpajakan PT SGC terutama dalam hal pajak pengelolaan perkebunan tebu mulai dari Pajak BPHTB, Pajak Produksi perkebunan tebu PPN dan PPh baik gula pasir maupun gula cair dan etanol serta pajak air tanahdari perusahaan tersebut.

Sementara menurut Ketua DPP akar Lampung Indra Musta’in mengatakan bahwa, aksi kali ini Akar Lampung mungusung tema kepemudaan, pemuda, mahasiswa sebagai agen perubahan, agen kontrol. mewakili Rakyat yang salah satu isi pada Aksi ini juga akan meminta Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih, Bapak Gibran Rakabumung Raka Sebagai sosok tokoh pemuda saat ini, terlebih dengan terpilihnya sosok muda mewakili suara pemuda menjadi pemimpin bangsayang melekat pada sosok tauladan pemuda saudara Gibran yang menjadi wakil presiden
Republik Indonesia ke depan.

“Kami akan membawa spanduk dan baliho yang bergambarkansaudara Gibran dengan harapan Lampung sebagai komunitas pemuda dan mahasiswa yangtergabung sangat berharap kiranya kepada saudara Gibran yang terpilih menjadi wakil presidenRepublik Indonesia bisa membantu penyaluran suara aspirasi akar Lampung kepada negaraagar kiranya negara dapat memberikan atensi khusus kepada kejaksaan agung dan KPK RIuntuk segera mengungkap dugaan KKN yang telah dilakukan oleh mantan Gubernur Lampungdan PT SGC serta mengungkap dugaan pengemplangan pajak yang telah dilakukan oleh PT SGC,” jelas Indra.

Selain itu Ketua DPP akar Lampung juga berharap kepada saudara Gibran untuk menjadikanatensi khusus kepada kementerian ATR BPN Republik Indonesia agar secepatnya melakukanpengukuran ulang terhadap HGU atas PT. SGC dan anak perusahaannya yang diduga kuat telahmelaksanakan pengelolaan perkebunan tebu PT. SGC melebihi HGU yang ditetapkan. selain itu akar Lampung menduga adanya lahan perkebunan yang menyerobot tanah warga serta lahankonservasi masuk dalam ranah HGU.

Selain itu adanya pelanggaran syarat yang dilakukan olehanak perusahaan PT SGC dalam hal ini PT Sweet Indo Lampung yang telah melanggarketentuan kontrak perpanjangan hgu 2017 yang lalu dengan salah satu syarat yang telahmereka langgar salah satunya adalah adanya proses pembakaran perkebunan tebu yang diduga dilakukan oleh PT SIL sejak 2018 hingga bahkan pernah terbitnya perhub tebu dengan caradibakar tahun 2020 hingga 2023 yang lalu artinya dengan proses pembakaran yang telah dilakukan, sesuai dengan isi kontrak HGU tersebut maka kontrak HGH tersebut dapat dan segera dicabut oleh negara.

“Maka harapan kami melalui saudara Gibran untuk menyampaikan atensi khusus ini agar kiranya Kementerian ATR BPN yang dipimpin oleh Bapak AHY segera mencabut HGH PT Sweet Indo Lampung secepat mungkin,” tegasnya.

Unjuk rasa ini akan digelar oleh akar Lampung pada Senin (29/7/2024) di tugu Adipura Kota Bandarlampung menyongsong gerakan aksi akar Lampung ke depan yang akan lebih besar yang akan dilakukan oleh akar Lampung di Bundaran HI Jakarta, termasuk di depan Kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia sertakantor komisi pemberantasan korupsi dan tidak menutup kemungkinan aksi juga akan dilakukan di halaman istana Negara Republik Indonesia dalam menyambut 17 Agustus 1945 yang akan digelar pada 17 Agustus 2024 mendatang.(*)