Dekranasda Lampung Gandeng Batik Keris Promosikan Wastra ke Kancah Nasional

44 views

TOPIKINDONESIA.ID – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dekranasda Provinsi Lampung memperkuat promosi wastra khas daerah dengan menggandeng Batik Keris. Kolaborasi tersebut ditandai melalui perayaan pembukaan gerai Batik Keris Lampung di Mal Boemi Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (18/7/2026).

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperluas pemasaran motif khas Lampung sekaligus menarik investasi di sektor industri kreatif. Menurutnya, proses penyusunan motif dilakukan dengan melibatkan tokoh budaya agar tetap menjaga nilai dan filosofi budaya Lampung.

“Sebelumnya Dekranasda telah berkonsultasi dengan tokoh budaya, Bapak Ansori Djausal dan juga Umi Ria agar penempatan siger, kapal ataupun komoditi seperti daun kopi dan biji lada itu tepat,” ujar Wulan.

Ia menjelaskan, setiap produk hasil kolaborasi akan dilengkapi hangtag yang memuat filosofi motif sehingga masyarakat tidak hanya mengenakan busana bermotif Lampung, tetapi juga memahami makna budaya yang terkandung di dalamnya.

Dekranasda juga membidik pasar generasi muda melalui desain yang modern, elegan, dan siap pakai untuk berbagai kesempatan. Produk bermotif Lampung tersebut nantinya akan dipasarkan di lebih dari 120 gerai Batik Keris di seluruh Indonesia.

“Tentunya berbagai ornamen khas Lampung harus terus kita kembangkan melalui inovasi desain, peningkatan kualitas serta promosi yang berkelanjutan hingga mampu menjadi kebanggaan masyarakat Lampung yang sekaligus diminati di pasar luas,” kata Wulan.

Komisaris Utama Batik Keris, Lina Handianto Tjokrosaputro, berharap kehadiran Batik Keris di Lampung tidak hanya menjadi pusat belanja, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat.
Peresmian gerai ditandai dengan pemukulan gong dan diakhiri dengan peninjauan gerai Batik Keris oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran Dekranasda. Gubernur mengapresiasi kualitas produk yang ditampilkan serta keberhasilan mengangkat budaya Lampung menjadi bagian dari produk yang dipasarkan secara nasional.(*)