RTIK Bandar Lampung Dorong Literasi Digital Lewat Webinar Nasional IoT Engineer

200 views

TOPIKINDONESIA.ID – Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Kota Bandar Lampung menggelar webinar nasional TIK dengan tema “IoT Engineer: Profesi Strategis di Era Digital” sebagai upaya meningkatkan literasi teknologi masyarakat sekaligus memperkenalkan peluang karier di bidang Internet of Things (IoT).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menghadirkan narasumber Ir. Iqbal May Aryanto, S.Kom., M.T, dosen Politeknik Negeri Lampung, yang membahas perkembangan teknologi IoT serta peluang profesi IoT Engineer di tengah transformasi digital yang semakin pesat. Materi tersebut menyoroti bagaimana teknologi IoT menjadi jembatan antara dunia fisik dan dunia digital melalui perangkat yang saling terhubung dan mampu berkomunikasi secara otomatis.

Ketua RTIK Kota Bandar Lampung Ir. Aliy Hafiz, S.Kom., M.T.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RTIK untuk memperluas literasi digital masyarakat, khususnya generasi muda yang ingin berkarier di bidang teknologi.

Aliy Hafiz yang juga merupakan Pandu literasi digital Kementerian Komuniksi dan Digital Provinsi Lampung mengatakan dalam sambutannya bahwa “Perkembangan teknologi saat ini sangat cepat. Internet tidak lagi hanya menghubungkan manusia, tetapi juga menghubungkan berbagai perangkat. Melalui webinar ini kami ingin memperkenalkan profesi IoT Engineer sebagai salah satu profesi strategis di masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan Internet of Things telah membuka berbagai peluang inovasi di berbagai sektor, mulai dari smart city, smart agriculture, smart transportation, hingga industri digital. Teknologi ini memungkinkan perangkat fisik seperti sensor dan mesin terhubung ke jaringan internet sehingga mampu mengirimkan data secara otomatis untuk dianalisis dan dimanfaatkan dalam pengambilan keputusan.

Dalam paparannya, narasumber menjelaskan bahwa IoT merupakan konsep teknologi di mana objek fisik dilengkapi dengan sensor dan aktuator yang dapat berkomunikasi melalui jaringan komputer sehingga dapat dipantau atau dikendalikan secara digital. Teknologi ini tidak hanya berkaitan dengan konektivitas internet, tetapi juga interaksi antar perangkat yang dapat bekerja secara otomatis tanpa campur tangan manusia secara terus menerus.

Ia juga menjelaskan bahwa ekosistem IoT terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu sensor sebagai input data, mikrokontroler sebagai pemroses, serta dashboard atau sistem monitoring sebagai output. Dengan sistem ini, berbagai data dari perangkat fisik dapat dipantau secara real time melalui sistem digital.

“Profesi IoT Engineer adalah profesi yang menjembatani dunia fisik dan digital. Seorang engineer harus memahami perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, serta analisis data untuk membangun sistem yang cerdas dan efisien,” jelasnya.

Selain membahas konsep teknologi, narasumber juga memaparkan peluang karier di bidang IoT yang saat ini semakin dibutuhkan di berbagai sektor industri. Dengan semakin berkembangnya era Industri 4.0, kebutuhan tenaga profesional yang mampu merancang sistem IoT terus meningkat.

Webinar nasional ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, praktisi teknologi, hingga masyarakat umum yang tertarik mempelajari perkembangan teknologi digital. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk menggali lebih dalam mengenai peluang karier di bidang IoT.

Kegiatan webinar berlangsung dengan susunan acara yang dimulai dari pembukaan, sambutan ketua RTIK, pemaparan materi oleh narasumber, hingga sesi tanya jawab dan penutup.

Melalui kegiatan ini, RTIK Bandar Lampung berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai teknologi Internet of Things serta mendorong generasi muda untuk mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan kompetensi digital di masa depan.(*)