Inovasi Swakelola Jalan dan SAMPAN Siap Menyinergikan Pelayanan Publik di Ajang Innovative Government Award 2025

730 views

Mesuji Lampung,(Topik Indonesia.Id) – Di tengah geliat pembangunan yang semakin dinamis, Kabupaten Mesuji menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan berorientasi pada pelayanan publik. Pada Rabu, 5 November 2025, Mesuji berkesempatan memaparkan dua inovasi unggulannya, yaitu Swakelola Jalan dan SAMPAN (Sistem Administrasi Manajemen Pegawai), dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri.

Kedua inovasi ini dipaparkan secara langsung oleh Bupati Mesuji, Ibu Hj. Elfianah, S.E., didampingi oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Kepala Bappelitbangda, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Kehadiran mereka tidak sekadar sebagai representasi formal, melainkan bukti kolaborasi solid antarsektor untuk mendorong terobosan yang berdampak luas.

*Swakelola Jalan Efisiensi dan Memberdayakan*

Di tengah keterbatasan anggaran, Mesuji menjawab tantangan pembangunan infrastruktur dengan pola swakelola. Inovasi ini tidak hanya menghasilkan jalan yang lebih panjang dan berkualitas, tetapi juga lebih efisien secara finansial. Dengan metode ini, pembangunan jalan yang sebelumnya menelan biaya hingga Rp2,6 miliar per kilometer, dapat ditekan menjadi hanya Rp1,5 miliar. Lebih dari itu, pendekatan ini memberdayakan tenaga kerja lokal, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku aktif dalam pembangunan.

*SAMPAN sebagai Digitalisasi yang Mempermudah dan Mengakselerasi Layanan*

Sistem Administrasi Manunggal Pegawai (SAMPAN) hadir sebagai solusi atas kompleksitas administrasi kepegawaian. Aplikasi berbasis digital ini memungkinkan lebih dari 4.800 ASN di Mesuji mengakses layanan dengan mudah, cepat, dan transparan. Dukungan penuh dari kepemimpinan daerah, termasuk Perbup No. 33 Tahun 2025, menjadi pondasi kuat bagi keberlanjutan inovasi ini. Tidak hanya mendukung efisiensi, SAMPAN juga mendorong akuntabilitas, termasuk dalam percepatan penyelesaian temuan kerugian daerah.

BACA JUGA:  Wali Kota Berikan Bantuan Untuk Warga Terdampak Bencana

*Semangat Kolaborasi dan Kepemimpinan yang Visioner*

Keberhasilan kedua inovasi ini tidak lepas dari komitmen Bupati Elfianah dan jajarannya, yang tertuang dalam misi RPJMD untuk mewujudkan infrastruktur merata dan tata kelola pemerintahan yang profesional. Dukungan anggaran, penguatan kelembagaan, serta pemberian reward bagi inovator menjadi bukti bahwa inovasi tidak hanya diwacanakan, tetapi dijalankan dengan konsisten.

*Inspirasi bagi Daerah Lain Inovasi yang Aplikatif dan Berkelanjutan*

Kedua inovasi ini tidak hanya relevan dengan isu strategis daerah, tetapi juga mudah direplikasi oleh pemerintah daerah lain. Kunci utamanya adalah komitmen pimpinan dan kolaborasi antarsektor. Mesuji membuktikan bahwa dengan semangat gotong royong, kemauan untuk berubah, dan pemanfaatan teknologi, pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bukanlah hal mustahil.

Melalui partisipasi dalam IGA 2025, Mesuji tidak hanya berkompetisi, tetapi juga berbagi inspirasi. Inovasi yang dibangun dengan prinsip efisiensi, transparansi, dan pemberdayaan ini patut diapresiasi, sekaligus menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus berbenah dan berinovasi.

Selamat dan sukses untuk Kabupaten Mesuji! Semoga inovasi ini terus berkembang dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.(Dmr/Ares)