TOPIKINDONESIA.ID – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan mulai 2026 seluruh perbaikan jalan provinsi tidak lagi memakai aspal, melainkan beton. Targetnya, pada 2028 sebanyak 90 persen jalan provinsi sudah berstatus mantap.
Menurut Gubernur, strategi pembangunan kini difokuskan pada jalan rusak di kawasan padat penduduk agar manfaat dirasakan jutaan warga. Betonisasi juga dilakukan karena jalan provinsi kerap dilalui kendaraan berat hingga 50 ton, melebihi spesifikasi sebelumnya.
“Dengan beton, kualitas jalan lebih terjamin dan mendukung daya saing industri Lampung,” tegasnya, Kamis (2/10/2025).
Kepala Dinas BMBK Lampung M. Taufiqullah melaporkan, dari 52 paket perbaikan jalan tahun ini, 40 sudah tahap serah terima sementara. Proyek jembatan juga terus dipercepat, termasuk di kawasan rawan banjir.
Langkah ini diharapkan memperbaiki konektivitas, menekan biaya transportasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (*)












