TOPIKINDONESIA.ID – Dosen Institut Teknologi Bisnis dan Bahasa Dian Cipta Cendikia (ITBA DCC) Lampung, Ir. Aliy Hafiz, S.Kom., M.T.I., CEH., CSA., berhasil meraih sertifikasi internasional sebagai Lead Auditor ISO 27001 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).
Pencapaian ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen dosen ITBA DCC dalam memperkuat kapasitas keilmuan dan profesionalisme di bidang teknologi informasi, khususnya dalam tata kelola keamanan data dan sistem informasi yang semakin krusial di era digital.
ISO 27001 merupakan standar internasional yang mengatur kerangka kerja dalam membangun, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem manajemen keamanan informasi di organisasi.
Dalam proses sertifikasi ini, Ir. Aliy Hafiz telah melalui pelatihan dan ujian ketat yang mencakup pemahaman mendalam terhadap struktur dan persyaratan ISO/IEC 27001, analisis risiko, kontrol keamanan informasi berdasarkan Annex A, serta teknik audit yang sesuai dengan standar internasional ISO 19011.
Keahliannya sebagai Lead Auditor memberinya kewenangan untuk memimpin audit sistem manajemen keamanan informasi baik di sektor pemerintahan maupun swasta.
Dengan latar belakang sebagai dosen dan praktisi, keahlian yang dimiliki Ir. Aliy Hafiz akan memberikan kontribusi strategis bagi pengembangan kurikulum, riset, dan program pelatihan di lingkungan ITBA DCC.
Kemampuan ini juga membuka peluang bagi kolaborasi lintas sektor dalam upaya penerapan keamanan informasi yang lebih baik, termasuk di dunia pendidikan, pemerintahan, dan pelaku industri digital.
Pencapaian ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi sivitas akademika ITBA DCC, khususnya mahasiswa dan dosen, untuk terus mengembangkan kompetensi melalui pengakuan sertifikasi internasional. Bapak Ir. Aliy Hafiz yang juga sebagai ketua Relawan TIK Kota Bandar Lampung menjadi salah satu Lead Auditor ISO 27001 Keamanan Informasi dari Provinsi Lampung.
Selain memperkuat reputasi institusi di tingkat nasional dan global, hal ini juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya digital yang aman, etis, dan tangguh dalam menghadapi tantangan transformasi digital yang terus berkembang.(*)












