Kukuhkan Empat Guru Besar yang Merupakan Suami Istri, Unila Dorong Potensi Akademisi

406 views

TOPIKINDONESIA.ID – Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., berharap pengukuhan empat guru besar Unila yang merupakan pasangan suami istri, dapat menginspirasi para akademisi lain sehingga menambah potensi universitas.

Menurutnya, Unila punya potensi untuk menambah guru besar dalam kuota yang cukup besar jika dilihat dari banyaknya jumlah lektor kepala di masing-masing fakultas.

“Dengan kemauan keras, semua dosen pasti mampu mencapai jabatan guru besar ini,” ujar Prof. Lusi saat memberikan sambutan dalam Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar, di Gedung Serbaguna Unila, Rabu (22/11/2023).

Prof. Lusi menambahkan, Unila memiliki sumber daya manusia yang secara kapasitas sudah sangat teruji keilmuannya, hal itu membuat Unila semakin diakui masyarakat luas.

“Semakin banyak guru besar yang dikukuhkan, menunjukkan semakin banyak pakar yang Unila miliki. Ini tentunya akan berdampak pada penilaian Unila sebagai salah satu kampus terbaik,” imbuhnya.

Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Unila mengukuhkan empat guru besar yang berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Pertanian (FP), dan Fakultas Teknik (FT).

Kegiatan juga dihadiri Anggota DPD RI Provinsi Lampung Dr. H. Bustami Zainudin, S.Pd., M.H., Wali Kota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., M.H., pendiri dan juga Ketua Umum Granat Prof. Henry Yosodiningrat, Ketua DPD Granat Provinsi Lampung Tony Eka Candra, Direktur Polinela Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si., serta jajaran senat dan pejabat kampus Unila.

Empat profesor ini adalah pasangan suami istri (pasutri). Mereka adalah Prof Noverman Duadji dan istrinya, Prof Novita Tresiana serta Prof Muhammad Sarkowi dan istrinya, Prof Sri Hidayati.

Berikut Empat Guru Besar dan Orasi Ilmiahnya:

1. Prof. Dr. Noverman Duadji, M.Si. Profesor dalam bidang Kebijakan Publik Judul Orasi “Reorientasi Demokrasi: Evidence-Based Policy dalam Democratic Governance“.

2. Prof. Dr. Novita Tresiana, S.Sos., M.Si. Profesor dalam bidang Administrasi Pembangunan Judul Orasi “Perubahan Iklim, Korupsi dan Kemiskinan: Tantangan Administrasi Pembangunan dalam Transformasi Ekosistem Birokrasi Pemerintah sebagai Policy Advisor Yang Inovatif”.

3. Prof. Dr. Sri Hidayati, S.T.P, M.P.
Profesor dalam bidang Ilmu Teknologi Hasil Perkebunan Judul Orasi “Pemanfaatan Lignin dari Black Liquor Industri Pengolahan PULP”.

4. Prof. Dr. Muhammad Sarkowi, S.Si., M.Si., IPU.
Profesor dalam bidang Teknik Geofisika Judul Orasi “Dari Gravity Hingga Microgravity untuk Eksplorasi – Eksploitasi Sumberdaya Alam dan Mitigasi”.(red)