Ketua DPRD Kabupaten Bogor Beri Apresiasi Pada Layanan Stroke DSA dan Oncology Center di RSUD Bakti Pajajaran

690 views

TOPIKINDONESIA.ID – Ketua DPRD Kabupaten Bogor turut menghadiri peresmian layanan Cardio Cerebro Vaskular Center (CCVC) dan Oncology Center (OC) di RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong, (4/3/2026). Kehadiran pimpinan DPRD tersebut menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bogor bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor menyaksikan langsung peluncuran berbagai layanan kesehatan baru, di antaranya penanganan stroke melalui inovasi Force Stroke (Code Stroke) dengan metode Digital Substraction Angiography (DSA), pembukaan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS), pelayanan jantung anak, serta layanan kemoterapi.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasinya atas berbagai inovasi layanan kesehatan yang terus dikembangkan oleh RSUD Bakti Pajajaran. Menurutnya, peningkatan fasilitas dan teknologi medis di rumah sakit daerah merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Ia menilai kehadiran teknologi Digital Substraction Angiography (DSA) menjadi lompatan besar dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor. Pasalnya, teknologi tersebut sebelumnya hanya tersedia di beberapa rumah sakit besar di Indonesia.

“Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat Kabupaten Bogor tidak perlu lagi pergi jauh ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis yang canggih, khususnya untuk penanganan stroke dan penyakit pembuluh darah,” ujarnya.

Ketua DPRD juga menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Bogor akan terus mendukung kebijakan dan program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus dipastikan dapat diakses oleh seluruh warga, terlebih dengan dukungan program Universal Health Coverage (UHC) yang saat ini telah diterapkan di Kabupaten Bogor.

“Kami di DPRD tentu mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk melalui penguatan fasilitas rumah sakit daerah seperti RSUD Bakti Pajajaran ini,” katanya.

Selain peresmian layanan kesehatan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada Pemerintah Kabupaten Bogor serta pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Sementara itu, Direktur RSUD Bakti Pajajaran Yukie Meistisia A Santoso menjelaskan bahwa pengembangan layanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari transformasi pelayanan medis yang terus dilakukan rumah sakit.

Menurutnya, stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian dan kecacatan tertinggi di Indonesia, sehingga dibutuhkan sistem penanganan yang cepat dan terintegrasi.

“Melalui layanan Code Stroke, kami menargetkan waktu penanganan maksimal 60 menit sejak pasien tiba di IGD hingga mendapatkan tindakan. Dengan dukungan alat DSA, diagnosis pembuluh darah otak dapat dilakukan secara presisi dan tindakan intervensi vaskular bisa dilakukan dengan cepat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa layanan tersebut menjadi yang pertama di wilayah Bogor Raya dan diperkuat oleh tenaga medis spesialis yang kompeten.

Selain itu, RSUD Bakti Pajajaran juga mendapat amanat dari Kementerian Kesehatan RI sebagai rumah sakit pengampu pendidikan hospital-based neurologi, sehingga pendidikan spesialis neurologi kini dapat dilaksanakan di Kabupaten Bogor.

RSUD Bakti Pajajaran juga meresmikan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) yang akan bersinergi dengan PMI Kabupaten Bogor serta mengembangkan layanan Oncology Center dengan fasilitas kemoterapi dan imunoterapi.

Dengan berbagai pengembangan tersebut, RSUD Bakti Pajajaran diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang modern, terintegrasi, serta mudah diakses oleh masyarakat Kabupaten Bogor.(***)