NasDem Singkirkan Sahroni dan Nafa dari DPR, Politik Diuji di Tengah Gelombang Protes

3,442 views

TOPIKINDONESIA.ID – Partai NasDem resmi menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari kursi DPR RI. Keputusan tegas ini diumumkan oleh Sekretaris Jenderal NasDem Hermawi F. Taslim pada Minggu (31/8/2025), dan efektif berlaku mulai 1 September 2025.

“Per tanggal 1 September 2025, DPP Partai NasDem menonaktifkan saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Fraksi Partai NasDem di DPR RI,” tegas Hermawi, menyebut langkah tersebut merupakan arahan langsung Ketua Umum Surya Paloh.

Keputusan itu lahir di tengah gelombang unjuk rasa yang melanda berbagai daerah sejak Agustus lalu. Aksi massa meluas menjadi kerusuhan setelah pernyataan Sahroni dan Nafa dianggap melecehkan aspirasi rakyat.

Sahroni sempat menyebut desakan pembubaran DPR sebagai “mental orang tolol”, pernyataan yang langsung menyulut kemarahan publik hingga rumahnya di Tanjung Priok diserbu massa. Sementara Nafa Urbach, yang baru terjun ke dunia politik, juga terseret kecaman publik karena dinilai tidak peka terhadap situasi. Rumahnya di kawasan Bintaro bahkan ikut jadi sasaran penjarahan saat kerusuhan pecah.

Situasi itu membuat NasDem bergerak cepat. Surya Paloh menyadari mempertahankan keduanya di Senayan bisa menjadi bumerang politik. Maka, keputusan nonaktif pun ditempuh, disertai janji menjalankan mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).

“Partai ini tidak akan mengkhianati semangat kerakyatan,” ujar Hermawi.

Namun, publik masih menaruh tanda tanya: apakah langkah ini sungguh bentuk keberpihakan pada rakyat, atau sekadar manuver politik agar NasDem tidak ikut terseret krisis kepercayaan?

Yang jelas, keluarnya Sahroni dan Nafa menjadi titik balik. Politik Indonesia kembali diuji: sejauh mana keberpihakan pada rakyat benar-benar nyata, atau hanya berhenti sebagai narasi indah di atas panggung.(*)