Hati-Hati! Kasus DBD Masih Naik

250 views

TOPIKINDONESIA.ID – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Desti Mega Putri mengatakan kasus demam berdarah dengue (DBD) di bulan ini mengalami peningkatan.

Laporan dari berbagai pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Bandarlampung per tanggal 14 Mei 2024 penderita DBD mencapai 23 kasus.

“Untuk sementara di bulan Mei ini update-nya sudah ada 23 kasus. Itu yang terdata. Memang banyak yang dirawat di rumah sakit umum daerah di Bandarlampung, tapi tidak semua pasien itu domisilinya di sini,” kata dia di Bandarlampung, Rabu (15/4/2024).

Dinkes Bandarlampung mencatat sejak Januari hingga April 2024 terdapat 144 kasus DBD tanpa kematian.

“Kasus DBD terbanyak di Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Sukarame, Sukabumi, dan Rajabasa,” ujar Desti.

Menurut dia, peningkatan kasus DBD disebabkan perilaku masyarakat yang abai terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Pencegahan DBD lewat pengasapan (fogging), lanjut Desti, tidak begitu efektif untuk membasmi nyamuk aedes aegypti penyebab DBD.

Diketahui, Pemkot Bandarlampung melakukan fogging massal pada 1-7 April 2024 di 20 kecamatan dan 126 kelurahan.

“Tidak boleh fogging massal terus menerus, karena fogging juga tidak begitu efektif. Sebab hanya membunuh nyamuk dewasanya saja,” jelas dia.

Fogging hanya dilakukan apabila di daerah tersebut terdapat kasus DBD, dan mendapatkan rekomendasi dari pelayanan kesehatan setempat.

“Misal kalau ada yang terjangkit DBD, maka langsung kami fogging. Tetapi, yang paling ampuh mencegah penularan DBD adalah membunuh jentik nyamuk dengan bubuk abate di tempat-tempat penampungan air, dan menjaga kebersihan lingkungan,” pungkas Desti. (*)