Pemprov Lampung Siapkan Jalan Arteri Baru 160 Kilometer Penghubung Pringsewu-Lampung Utara

27 views

TOPIKINDONESIA.ID – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyiapkan pembangunan jalur arteri baru sepanjang sekitar 160 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Pringsewu hingga Lampung Utara.

Jalur tersebut diharapkan dapat memperlancar transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Mirza saat meninjau pengerjaan ruas jalan provinsi di Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara, dan ruas jalan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (29/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Mirza didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung M. Taufiqullah dan sejumlah Kepala OPD

“Alhamdulillah proses pengerjaannya sesuai waktu, target kita selesai November,” kata Mirza.

Menurutnya, perbaikan ruas jalan tersebut merupakan bagian dari rencana pemerintah provinsi membuka jalur alternatif yang menghubungkan sejumlah wilayah di Lampung.

“Jalan ini adalah perencanaan kami untuk membuat jalan arteri dari Pringsewu sampai ke Lampung Utara, kira-kira sampai 160 km,” ujarnya.

Mirza menjelaskan, sejumlah ruas jalan yang masuk dalam rencana jalur tersebut sebelumnya sulit dilalui akibat kondisi jalan yang rusak.

Karena itu, Pemprov Lampung melakukan perbaikan dengan konstruksi beton untuk meningkatkan kualitas dan kelancaran akses transportasi.

“Insyaallah ini akan jadi arteri baru, transportasi semakin banyak. Ada beberapa yang pengerjaannya dilanjutkan tahun depan,” katanya.

Mirza menilai, keberadaan jalur arteri baru tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mengubah aktivitas perekonomian di wilayah yang dilintasi.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat di kawasan tersebut saat ini masih menggantungkan mata pencarian pada sektor pertanian.

Dengan akses jalan yang semakin baik, ia berharap kegiatan perdagangan dan distribusi hasil pertanian dapat berkembang.

“Kalau jalannya sudah bagus, mulai ramai toko, gudang, dan struktur ekonomi masyarakat bisa berubah dan harapannya semakin maju,” jelasnya.

BACA JUGA:  KPK Rilis Hasil Survei Penilaian Integritas 2024, 97 Persen Korupsi Masih Rentan Terjadi di Pemda

Sementara itu, seorang warga di sekitar ruas jalan Selagai Lingga, Edi, mengaku perbaikan jalan tersebut sudah lama dinantikan masyarakat.

Petani sawit itu mengatakan, kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan selama puluhan tahun sehingga menyulitkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan.

“Jelek banget sudah puluhan tahun, jalannya sangat rusak, berlubang, berlumpur kalau hujan, susah dilalui dan sering kecelakaan,” kata Edi.

Menurutnya, ruas jalan tersebut menjadi akses masyarakat untuk mengangkut berbagai hasil pertanian, mulai dari kelapa sawit, padi, hingga singkong.

Edi berharap perbaikan jalan dapat segera diselesaikan agar perjalanan masyarakat maupun pengangkutan hasil bumi menjadi lebih lancar.

Ia juga berharap akses menuju pusat kota semakin mudah setelah kondisi jalan diperbaiki.(*)