Gubernur Mirza: Arus Balik Terkendali, Laka Turun

267 views

TOPIKINDONESIA.ID – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja pemerintah pusat bersama aparat keamanan dalam mengawal arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni.

Apresiasi tersebut disampaikan saat mendampingi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung kondisi arus balik, Sabtu (28/3/2026).

Menurut Gubernur, kunci sukses kelancaran arus mudik dan balik tahun ini terletak pada solidnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan masyarakat.

“Dari kelancaran ini kita belajar membangun disiplin kolektif, rasa aman, dan saling percaya,” ujarnya.

Secara nasional, Kapolri menyebut puncak arus balik telah terlewati. Tercatat sebanyak 2.946.891 kendaraan keluar dari Jakarta—melonjak 20,49 persen dari kondisi normal dan naik 1,82 persen dibanding Lebaran 2025.

Sementara itu, kendaraan yang telah kembali ke Jakarta mencapai 2.561.629 unit. Artinya, sekitar 13,7 persen masih dalam perjalanan menuju ibu kota.
Kabar baik juga datang dari sektor keselamatan. Angka kecelakaan lalu lintas turun 7,8 persen dibanding tahun lalu. Bahkan, jumlah korban meninggal dunia menurun signifikan dari 377 menjadi 265 jiwa.

Arus balik pada Sabtu (28/3/2026) siang padat merayap di wilayah Terbanggibesar Lampung Tengah.

Di Lampung, kinerja serupa juga terlihat. Data Ditlantas Polda Lampung periode 13–25 Maret 2026 mencatat penurunan angka kecelakaan hingga 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Gubernur menilai capaian ini merupakan hasil kesiapan skenario pengamanan yang matang serta sinergi lintas sektor, khususnya di gerbang utama Pulau Sumatera.

Kondisi arus balik di Pelabuhan Bakauheni sendiri terpantau normal (zona hijau). Sistem pelayanan—mulai dari tiket hingga pengaturan antrean kendaraan—berjalan optimal tanpa hambatan berarti.

Selain meninjau arus lalu lintas, rombongan juga mengecek fasilitas pendukung, seperti pos pelayanan terpadu, area antrean kendaraan, hingga sistem rekayasa lalu lintas di kawasan pelabuhan.

Pemerintah Provinsi Lampung memastikan akan terus memperkuat sinergi lintas sektor demi menjaga kelancaran arus balik hingga tuntas, sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi ke depan. (*)