
Bandar Lampung, Topikindonesia.id.
Suhu politik semakin panas bukan hanya terjadi di Lampung namun di seluruh wilayah Nusantara tak terkecuali provinsi Lampung.
Namun demikian ada yang selalu menjadi perhatian Bapak KAPOLRI bahwasannya seluruh jajarannya tidak terkecuali dari pucuk pimpinan KAPOLDA, KAPOLRES dan KAPOLSEK serta seluruh anggota jajarannya harus bersikap netral dan tetap pada aturan yang telah di keluarkan oleh institusi POLRI, bahwasannya anggota polri tetap fokus pada PELAYANAN dan PENGAYOMAN masyarakat, itu termasuk tugas pokok setiap anggota Polri.
Ada peristiwa yang sangat memilukan terjadi kepada seorang jurnalis salah satu media yang notabene masuk dalam keanggotaan pers Polda Lampung berinisial WY yang hari ini mencoba bersilaturahmi dengan seorang KAPOLSEK berinisial TM yang sejak pagi menunggu untuk menemui sang KAPOLSEK namun tidak bisa dijumpai, kemudian melalu pesan WA coba berkomunikasi namun hingga sore tadi sang KAPOLSEK tidak juga mau merespon pesan WA dari sang jurnalis sehingga sang jurnalis merasa kecewa, ternyata masih saja kita temui sampai saat ini seorang perwira polri yang nota bene pengayom dan pelayan masyarakat tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik tanpa alasan yang jelas.
Saya berharap kedepan kejadian seperti ini bisa menjadi perhatian Bapak KAPOLRI demi berjalannya TUGAS POLRI PRESISI sebagaimana yang sering di gaung-gaungkan Bapak KAPOLRI.
“Dan kedepan pihak POLRI bisa menjadi mitra kami para jurnalis dan bisa menjalin rasa yang sama saling menghargai untuk BERSINERGI meningkatkan elektabilitas kepercayaan publik khususnya masyarakat Lampung”, pungkasnya .
Sekali lagi kami insan pers berharap kepada seluruh pejabat POLRI khususnya bisa membantu tugas para jurnalis dan jangan pernah memandang rendah profesi kami , karena kami adalah bagian dari tercapainya PROGRAM POLRI PRESISI.mengedepankan etika dan sikap yang HUMANIS.












