Pertama dalam Sejarah, Pesawat Tempur Mendarat di Tol Terbanggi–Kayu Agung Lampung

188 views

TOPIKINDONESIA.ID – Sebuah momen bersejarah tercatat dalam sistem pertahanan Indonesia. Untuk pertama kalinya, pesawat tempur TNI Angkatan Udara (AU) berhasil mendarat dan lepas landas di ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung KM 229, Rabu (11/2/2026).

Uji coba ini menjadi bagian dari strategi pertahanan negara dengan memanfaatkan infrastruktur sipil sebagai landasan pacu (runway) darurat. Dua pesawat tempur yang terlibat, yakni Super Tucano dan F-16 Fighting Falcon, sukses menjalankan pendaratan dan take-off dengan aman.

Pendaratan tersebut tergolong menantang. Lebar jalan tol hanya 24 meter, jauh lebih sempit dibandingkan landasan pangkalan udara yang umumnya memiliki lebar 45 hingga 60 meter.

Meski demikian, para penerbang TNI AU mampu melaksanakan manuver dengan presisi tinggi.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal Madya TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan tersebut.

“Alhamdulillah, pelaksanaan hari ini berjalan aman dan lancar. Ini membuktikan kesiapan serta profesionalisme penerbang TNI AU dalam menghadapi berbagai kondisi,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan jalan tol sebagai runway darurat merupakan bagian dari konsep pertahanan semesta yang memungkinkan tersedianya pangkalan alternatif di berbagai wilayah Indonesia. Jika suatu pangkalan udara tidak dapat digunakan dalam kondisi tertentu, maka infrastruktur lain dapat dimanfaatkan sebagai solusi sementara.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono menjelaskan, lokasi KM 229 dipilih karena memiliki panjang lintasan sekitar 3.000 meter yang memenuhi standar minimal pendaratan pesawat tempur. Sejumlah penyesuaian teknis juga dilakukan, termasuk penguatan median jalan agar aman dilintasi pesawat.

Ia menegaskan, fungsi tol sebagai landasan pacu bersifat situasional dan tidak akan mengganggu fungsi utamanya sebagai jalur transportasi masyarakat.

Uji coba ini turut dihadiri pejabat Kementerian Pertahanan, Kementerian PUPR, serta unsur pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, Bupati Mesuji Elfianah.

“Meski sempat dilakukan pengalihan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung, masyarakat tetap mendukung jalannya uji coba. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kesiapsiagaan pertahanan nasional dengan memanfaatkan infrastruktur secara adaptif dan strategis,” Pungkasnya.(*)