Pemprov Dorong Produk Desa Lampung Tembus Ekspor

14 views

TOPIKINDONESIA.ID – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong produk-produk desa agar tidak hanya menguasai pasar lokal, tetapi mampu menembus pasar internasional melalui Program Desaku Maju.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Pengembangan Ekspor Produk Desa berbasis Program Desaku Maju yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, di ruang kerjanya, Rabu (26/8/2026).

Marindo mengatakan Lampung memiliki potensi produk unggulan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Selain kopi, kakao, nanas, dan pisang yang selama ini telah dikenal luas, masih banyak komoditas dan produk olahan desa yang berpeluang dikembangkan menjadi produk ekspor.

Menurutnya, pengembangan ekspor tidak harus dimulai dari pelaku usaha berskala besar. Pelaku usaha desa justru perlu didorong untuk meningkatkan kapasitas produksi, kualitas, kontinuitas pasokan, serta menyesuaikan produknya dengan kebutuhan pasar internasional.

Pemerintah, kata Marindo, akan melakukan pemetaan terhadap potensi dan kesiapan desa. Pemetaan mencakup kapasitas produksi, kualitas produk, kesinambungan pasokan hingga kesesuaian dengan permintaan pasar luar negeri.

“Pengembangan ekspor produk desa membutuhkan keterpaduan lintas sektor dan perangkat daerah,” demikian pokok pembahasan dalam rapat tersebut.
Sinergi akan melibatkan sektor perdagangan dan ekspor dengan pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, pengolahan pangan hingga UMKM.

Pemprov Lampung juga akan melibatkan UMKM yang telah berpengalaman sebagai eksportir untuk menjadi mitra pembelajaran dan pendamping bagi pelaku usaha desa yang baru mulai memasuki pasar internasional.
Program tersebut tidak hanya ditargetkan menghasilkan ekspor perdana. Pemerintah ingin membangun pasar yang berkelanjutan, meningkatkan volume perdagangan, memperluas negara tujuan, melakukan diversifikasi produk, serta mendorong terjadinya repeat order.

Dengan demikian, Program Desaku Maju diharapkan tidak berhenti pada pembangunan desa, tetapi mampu mengangkat produk lokal ke rantai perdagangan global sekaligus meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat desa di Lampung. (*)