TOPIKINDONESIA.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menghadiri Rapat Paripurna DPRD Lampung Tengah dengan agenda penyampaian Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027. Rapat berlangsung di Ruang Sidang DPRD Lampung Tengah, Jumat (7/8/2026).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Lampung Tengah Febriyantoni dan dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Candra Puasati, para kepala perangkat daerah, kepala bagian, anggota DPRD, Camat Gunung Sugih Riza Aryansi, lurah serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, I Komang Koheri mengatakan penyampaian Nota Pengantar KUA dan PPAS merupakan tahapan penting dalam proses penyusunan APBD 2027. Dokumen tersebut menjadi dasar pembahasan dan penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran mendatang.
Menurut Komang, penyusunan KUA dan PPAS dilakukan dengan mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan daerah, arah kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan pembangunan. Karena itu, prioritas anggaran harus disusun secara realistis dan terukur.
“Penyusunan anggaran harus dilakukan secara terarah dan berdasarkan skala prioritas, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah serta kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, APBD yang dihasilkan benar-benar dapat memberikan manfaat dan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Komang.
Ia menegaskan Pemkab Lampung Tengah berkomitmen menghadirkan APBD yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Penganggaran diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor sesuai prioritas daerah.
Komang juga meminta dukungan dan sinergi DPRD Lampung Tengah agar pembahasan KUA dan PPAS APBD 2027 berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan bersama. “Kami berharap proses pembahasan dapat berjalan dengan baik sehingga APBD 2027 nantinya benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat dan menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan,” katanya.(*)












