Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi, Pemkot Siaga!!!

48 views
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama kapolresta dan dandim
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama kapolresta dan dandim

TopikIndonesia.ID – Pusat penanggulangan bencana telah mengeluarkan pringatan potensi bencana hidrometeorologi kepada wilayah pesisir Sumatera khususnya di Bandarlampung, untuk menghadapi hal tersebut pemkot siaga 24 jam.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan pemerintah kota (pemkot) akan siaga 24 jam sebagai bentuk tanggap darurat.

“Tepat di hari Pahlawan, mari kita sama kenang jasa pahlawan dan tiru semangat juangnya. Khususnya dalam menghadapi ancaman bencana,” ungkapnya dalam apel siaga hari Pahlawan di Lapangan Saburai, Rabu (5/11).

Ia mengatakan, seluruh elemen masyarakat untuk meneladani semangat rela berkorban, pantang menyerah dan cinta tanah air sebagai fondasi membangun Kota Bandarlampung yang tangguh.

Selain memperingati Hari Pahlawan, apel juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

“Jadikan semangat kepahlawanan sebagai energi untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kolaborasi di antara seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Untuk diketahui bahwa Bandarlampung sebagai wilayah dengan kondisi geografis yang beragam, Eva Dwiana meminta semua elemen harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

“Apel ini adalah langkah konkret memastikan personel, peralatan, dan sistem koordinasi berada dalam kondisi siap siaga 24 jam,” kata dia.

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi, terutama antara BPBD, TNI, Polri, dan dinas terkait agar penanganan bencana bisa dilakukan cepat dan tepat.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana tinjau kesiapan pasukan menghadapi bencana alam
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana tinjau kesiapan pasukan menghadapi bencana alam

“Respon time harus benar-benar terukur dan berjalan efektif,” tegasnya.

Selain itu, Eva juga meminta keterlibatan masyarakat dalam upaya mitigasi dengan menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, dan menanam pohon di lingkungan masing-masing.

“Saya minta seluruh jajaran untuk mengedukasi masyarakat agar aktif dalam mitigasi bencana,” ujarnya.

Wali kota juga menginstruksikan instansi teknis untuk melakukan audit dan pemeliharaan rutin terhadap infrastruktur vital seperti drainase, tanggul, dan titik rawan longsor, serta memastikan kesiapan logistik dan tempat pengungsian.(***)

BACA JUGA:  Jelang Akhir Jabatan, Herman HN Melakukan Penyerahan SK Kepada 90 PPPK Baru