TOPIKINDONESIA.ID – Tim Pemenangan Daerah (TPD) Capres-Cawapres nomor urut 01 Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), terus mennggaungkan program dan visi misi capresnya, ke masyarakat Provinsi Lampung.
Salah satu program yang spesifik yakni rencana pembangunan kereta doubletrack yakni Bakauheni-Tanjungkarang-Kertapati (Lampung-Sumatera Selatan).
Ketua Pelaksana Kampanye Tingkat Provinsi TPD Anies-Muhaimin, Noverisman Subing mengatakan khususnya rencana pembangunan jalur transportasi darat tersebut, terus digaunkan oleh caleg dari partai pengusungn yakni PKB, NasDem dan PKS, baik caleg Kabupaten/Kota, Provinsi, Hingga tingkat pusat.
“Visi misi selalu didengungkan oleh caleg, terhadap yang melalukan kampanye terbuka, dialogis, maupun dor to dor, terutama PKB, wajib mempromosikan dirinya dan juga capres, perolehan suara caleg harus linear dengan suara capres,” ungkap Nover sapaan akrabnya Noverisman Subing, baru-baru ini, di DPRD Lampung.
Nover mengakui, bahwa masyarakat pun menyambut positif rencana pembangunan kereta doubletrack tersebut, sehingga berharap Anies dan Muhamimn bisa menang.
Karena, menurut Nover, kebutuhan angkutan umum yang murah meriah sangat dibutuhkan masyarakat Sumatera Selatan dan Lampung, dibandingkan menggunakan roda empat yang melewati jalur tol trans sumatera.
“Lebih murah, efektif, dan aman,” ujar politisi PKB Lampung itu.
Sebelumnya, calon Presiden 01 Anies Rasyid Baswedan menjanjikan pembangunan transportasi umum di Provinsi Lampung dan khususnya Bandar Lampung jika nanti terpilih sebagai Presiden pada Pemilu 2024.
Salah satu janji Anies yakni membangun kereta doubletrack yakni Bakauheni – Tanjungkarang – Kertapati (Lampung-Palembang).
“Kami siapkan double track dari Bakauheni ke Kertapati, supaya transportasi efeisien murah, dan bisa dijangkau semua, kalau jalan tol kan terbatas, karena kami mau semua sama rata” ujar Anies dalam memberikan pernyataan pada agenda dialog kebangsaan di Universitas Malhayati, 7 Desember 2023.
Selain itu, Anies juga menjanjikan transportasi terintegras di Kota Bandar Lampung, agar masyarakat perkotaan bisa memiliki akses ke mana saja dengan tarif yang murah meriah. Apalagi, di 20245 dipredikis penduduk perkotaan mencapai angka 75% dari penduduk di suatu provinsi.
“Kami rencakan Insya Allah di Bandar Lampung, ada transportasi yang menjangkau semua masyarakat,”katanya.(*)












