Prof Mukri Mundur dari Ketua NU Lampung, Fokus di PBNU

TOPIKINDONESIA.ID – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, Prof KH Mohammad Mukri mengundurkan diri sebagai ketua tanfidziyah pada rapat harian syuriyah dan tanfidziyah di Ballroom Hotel Bukit Randu Bandar Lampung, Rabu (8/9/2022) kemarin.

Kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus harian syuriyah dan tanfidziyah lengkap.

Ketua PWNU Lampung, Prof Mukri mengatakan, pengunduran diri tersebut agar organisasi dapat berjalan dengan baik dan tidak ada turbulensi.

“Maka dengan ini saya resmi mengundurkan diri sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Lampung. Dan akan berkhidmat di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU),” katanya, dikutip dari Laman NU Lampung, Kamis (8/9/2022).

Lebih lanjut ia mengatakan keputusan itu juga diambil sebagai wujud khidmah di jam’iyyah NU. “Agar dapat lebih memberikan kebaikan kepada sesama,” ujarnya.

Seperti diketahui, Prof Mukri masuk dalam kepengurusan PBNU periode 2022-2027 sebagai salah satu ketua PBNU. Rapat syuriyah dan tanfidziyah PWNU Lampung yang digelar pada 27 Maret 2022 lalu, memutuskan Prof Alamsyah sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua PWNU Lampung selama enam bulan ke depan.

Selain Prof Mukri, dalam kepengurusan PWNU Lampung yang juga mengundurkan diri yaitu KH Muhyidin Thohir (Wakil Sekretaris) yang saat ini menjabat sebagai Katib Syuriyah PBNU. Ia berharap semoga kader-kader dari NU Lampung yang mengemban amanah di PBNU, dapat membawa nama baik Provinsi Lampung.

“Mohon doa kepada para kiai semua, agar kami diberi kemudahan dalam berkhidmah di NU, serta membawa nama baik Lampung di Jakarta,” ujarnya.

Sekretaris PWNU Lampung, Aryanto Munawar mengatakan, pengunduran diri para pengurus PWNU Lampung yang masuk dalam kepengurusan PBNU itu berdasarkan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan dalam menegakkan konstitusi organisasi yang melarang rangkap jabatan.

“Maka beliau (Prof Mukri dan KH Muhyidin) melepaskan jabatannya di PWNU Lampung,” ungkapnya.

Dalam rapat harian tersebut juga dibahas rencana ke depan sisa masa khidmah kepengurusan PWNU Lampung yang sampai tahun 2023. Seperti akan mengadakan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) dan Konferensi Wilayah (Konferwil) mendatang.

“Pekan depan juga kita akan mengadakan rapat lagi untuk membahas pengisian jabatan-jabatan yang kosong setelah Surat Keputusan (SK) dikeluarkan oleh PBNU, seperti menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) PWNU Lampung,” ujar Aryanto. (*)

 1,343 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *