Abu GAK Ganggu Penerbangan, 2 Bandara Lampung Belum Dibuka

18 views

TOPIKINDONESIA.ID – Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) masih mengganggu operasional penerbangan di sejumlah wilayah Lampung. Kondisi tersebut membuat aktivitas penerbangan di beberapa bandara belum sepenuhnya kembali normal.

Sejumlah bandara yang sebelumnya terdampak abu vulkanik mulai kembali melayani penerbangan setelah kondisi dinilai membaik, Selasa (8/9/2026).

Namun, Bandara Radin Inten II dan Bandara Muhammad Taufiq Kiemas masih belum dibuka untuk operasional penerbangan.

Kondisi tersebut masih dipantau karena sebaran abu vulkanik dapat berubah mengikuti arah dan kecepatan angin. Abu vulkanik menjadi perhatian serius dalam penerbangan karena dapat mengganggu visibilitas serta berisiko terhadap mesin pesawat.

Pihak terkait masih menunggu perkembangan kondisi atmosfer dan hasil pemantauan sebelum memutuskan pembukaan kembali kedua bandara tersebut. Keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional.

“Operasional penerbangan masih menunggu perkembangan kondisi abu vulkanik,” demikian keterangan terkait kondisi penerbangan yang terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Sebelumnya, erupsi Gunung Anak Krakatau juga menyebabkan abu vulkanik menyebar ke sejumlah wilayah di Lampung. Fenomena tersebut membuat masyarakat di kawasan terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan perlindungan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga kini terus menjadi perhatian petugas dan masyarakat. Pemantauan terhadap aktivitas vulkanik serta sebaran abu dilakukan untuk memastikan kondisi tetap aman, termasuk bagi jalur dan operasional penerbangan.

Dengan kondisi yang masih dinamis, masyarakat yang hendak bepergian menggunakan pesawat dari kedua bandara tersebut diimbau memantau informasi resmi terkait jadwal penerbangan. Pembukaan kembali operasional akan dilakukan setelah kondisi dinilai aman bagi penerbangan.(*)