Sekdaprov Marindo Dampingi Wagub Jihan Ungkap Arahan Wapres Gibran

28 views

TOPIKINDONESIA.ID – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memaparkan sejumlah arahan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka usai kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Timur, Rabu (15/7/2026) kemarin. Fokus utama pemerintah pusat adalah percepatan pembangunan Jembatan Way Bungur serta penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas singkong.

Jihan mengatakan, Wapres Gibran meminta pembangunan Jembatan Way Bungur dikawal secara khusus hingga terealisasi. Jembatan permanen senilai Rp96,8 miliar itu akan menghubungkan Desa Tanjung Tirto dan Desa Kali Pasir dengan panjang trase mencapai 764 meter.

“Pak Gibran kemarin meninjau Jembatan Way Bungur. Saat ini sudah ada jembatan sementara dari TNI Jembatan Merah Putih Garuda, kemudian beliau melihat persiapan pembangunan jembatan permanen. Beliau meminta agar prosesnya dikawal secara khusus,” ungkap Wagub Jihan didampingi Sekdaprov Marindo Kurniawan, usai menghadiri Paripurna di DPRD Lampung, Kamis (16/7/2026).

Saat ini, Pemprov Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur masih menyelesaikan proses pembebasan lahan sebelum pembangunan fisik dilakukan dengan dukungan pemerintah pusat melalui skema pembantuan.

Selain meninjau infrastruktur, Wapres juga berdialog dengan petani singkong di Desa Muara Jaya. Dalam pertemuan tersebut, petani mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta peningkatan sarana irigasi.

Jihan menyampaikan, bantuan alsintan melalui program Presiden diharapkan segera disalurkan untuk mendukung produktivitas petani. Ia juga menegaskan Pemprov Lampung mendorong agar singkong ditetapkan sebagai komoditas strategis nasional sehingga memiliki nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan petani.

Tak hanya itu, Pemprov Lampung akan menindaklanjuti rencana pengembangan singkong dan sorgum sebagai bahan baku bioenergi melalui koordinasi lanjutan dengan pemerintah pusat. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.(*)