TOPIKINDONESIA.ID – Laporan Wahyudi Ketua Umum LSM GEPAK kepada Gubernur Lampung langsung di tindak lanjuti dengan sigap oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Zulpakar, disposisi team langsung meluncur ke SMKN 1 yang beralamat di bilangan jalan Morotai, Rabu(23/8/2023).
Berawal dari viralnya aksi mabuk-mabukan yang di lakukan oleh sekelompok siswa SMKN 1, yang ditengarai akibat kurangnya perhatian dan pengawasan dewan guru khususnya Waka yang terdiri dari empat orang Waka yang tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik, sehingga siswa bebas melakukan hal yang dilarang pihak sekolah.
Menurut keterangan sumber yang kami dapat dari dalam lingkungan sekolah bahwa kepala sekolah memang jarang sekali turun dan membaur terhadap siswa, beliau banyak beraktivitas di dalam ruangannya saja, seperti sedang menikmati kekuasaannya bahkan saat ini beliau sibuk merenovasi ruangannya yang kami anggap masih sangat layak dan tidak terlalu prioritas, pemborosan anggaran pastinya.
Bahkan masih menurut Wahyudi, informasi yang kami dapat turut serta juga team dari Inspektorat Provinsi Lampung akan segera turun.
Ini masih terus kami dalami,bahkan kami akan bekerjasama dengan team inspektorat membantu proses penyelidikan yang mengarah kepada perbuatan korupsi,kolusi dan nepotisme.
Wahyudi juga mengklaim banyak memiliki alat bukti pendukung tentang pelaksanaan maladministrasi keuangan sekolah yang mengarah kepada perbuatan melawan hukum pungkasnya.
“Tegas kami sampaikan preseden buruk yang menerpa dunia pendidikan ini harus intensif dibenahi karena sangat berdampak luas pada generasi kita,” kata dia.
“Bahkan kami dari lembaga mendesak agar pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Lampung segera mencopot kepala sekolah yang dinilai gagal,” tegasnya.
“Sambil menunggu tindak lanjut pemeriksaan dari inspektorat,” pungkasnya.
Sementara Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengucapkan terima kasih atas informasi yang disampaikan dan segera ditindaklanjuti.
“Terima kasih atas infonya, akan langsung di tindaklanjuti,” singkat Gubernur Arinal via WhatsApp nya.(*)












