TOPIKINDONESIA.ID – Upaya petugas Direktorat Reserserse Narkoba Polda Lampung dalam menekan hingga menumpas kejahatan penyalahgunaan narkoba patut di acungi jempol. Pasalnya, perburuan para sindikat narkoba kelas kakap tersebut tidak hanya dilakukan di dalam negeri saja, melainkan hingga keluar negeri.
Hal itu dijelaskan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol. Erlin Tangjaya, saat ditemui diruang kerjanya.
“Hasil ungkap kasus narkoba dengan barang bukti berupa, sabu-sabu seberat 58 Kg beberapa waktu lalu, kemudian hasil ungkap kasus narkoba yang baru diekspose oleh pak Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika dengan barang bukti seberat 52 Kg. pada Rabu (06/03/2024) lalu. Merupakan sindikat narkoba jaringan internasional, yang berbeda,” kata Erlin Tangjaya.
Menurutnya, bila salah satu jaringan berhasil di ungkap petugas, jaringan yang lainnya akan berhenti beroperasi. Namun, itu hanya sementara waktu saja, ibarat memutus mata rantai guna mengelabui petugas.
“Itu sebabnya, kita terus melakukan pengejaran terhadap para sindikat narkoba, tidak hanya di dalam negeri tapi hingga keluar negeri,”jelasnya.
Mengenai jenis barang bukti yang berhasil disita, lanjutnya, dari kemasannya diduga berasal dari Thailand yang dikirim kepada pemesan yang ada di Indonesia, melalui jalur Malaysia.
“Dari keterangan hasil introgasi yang dihimpun, para kurirnya diupah sebesar Rp 8 juta hingga Rp 10 juta per Kg nya. Agar tidak terlacak dan dicurigai petugas, para sindikat diduga melakukan pembayaran melalui seperti, E-wallet (salah satu metode pembayaran menggunakan aplikasi dompet digital melalui smartphone).
Meski demikian, tegasnya, bagaimanapun modus atau caranya, pihaknya akan terus berupaya mengungkap dan menangkap mereka. Termasuk tahanan yang melarikan masih dikejar hingga saat ini.
Sebenarnya, tambahnya, untuk melakukan pencegahan maraknya peredaran narkoba sudah ada petugas yang berwenang. Walau pun demikian, pihaknya juga bisa. Caranya, melalui Bhabinkamtibmas yang terus memberikan himbauan kepada masyarakat.
“Tentang pencegahan tahanan kabur, agar tak terulang lagi. Polda Lampung bakal meperbaiki gedung tahanan diantaranya mendouble tralis besi dan petugas piket yang secara bergantian mengontrol tahanan khususnya di jam-jam rawan yakni, dini hari hingga pagi hari,”ungkapnya.(robin)












