Real Count KPU 87,49% Prabowo-Gibran Masih Menang di Lampung

433 views

TOPIKINDONESIA.ID – Sepekan pasca Pemungutan suara Pilpres 2024. Proses penghitungan penghitungan asli suara pemilu atau real count dari KPU sudah masuk 87,49%.

Pada pemilihan presiden dan wakil presiden via website, info KPU masih terus diperbarui. Per 21 Februari 2024 pukul 20.29 WIB, total suara masuk sudah 22.594 data TPS dari 25.825 TPS di Provinsi Lampung atau 87,49%.

Hasilnya, sementara calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebanyak 2.917.577 suara (69.62%).

Kemudian disusul pasangan nomor urut 03 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dengan perolehan 643.176 suara (15,35%). Sedangkan pasangan nomor urut 01 Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar dengan perolehan 629.915 suara (15,03%).

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar memastikan tidak ada perubahan suara capres maupun partai politik. Karena pihaknya melakukan pengawasan secara melekat terhadap pleno rekapitulasi hasil pemilu pada tiap tingkatan. Mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga tingkat provinsi.

“Kami melakukan pengawasan secara melekat pada pleno di setiap tingkatan,” ungkap Iskardo, Rabu (21/2/2024).

Iskardo menyebutkan, bahwa Bawaslu mengawasi pelaksanaan pleno dan rekapitulasi hasil penghitungan pada tingkat PPK. Selain itu pleno tingkat kecamatan yakni C Hasil (C plano) yang menempel pada tiap TPS.

“Saat pleno tingkat kecamatan C, kami pun menempel hasilnya agar publik dapat melihat. Namun apabila ada perbedaan antara C Hasil (C plano) dan C rekap (C1 milik partai), maka C Hasil yang akan jadi patokannya,” tambahnya.

Menurut Iskardo, jika ada pihak yang keberatan karena adanya perbedaan antara C rekapitulasi dan C Hasil atau C plano, maka akan melakukan pembukaan kotak suara dan penghitungan ulang untuk memastikan kevalidan suara tersebut.

“Intinya adalah, Kami jamin kemurnian suara masyarakat, dan ayo sama-sama mengawasinya,” tegasnya.

Sementara, Komisioner KPU Lampung Bidang Teknis Penyelenggara, Ismanto mengatakan, KPU dalam menetapkan rekapitulasi hasil perolehan suara pemilihan umum melaksanakan secara berjenjang.

Ismanto menegaskan, pihaknya merekapitulasi mulai dari tingkat kecamatan oleh PPK, tingkat kabupaten/kota oleh KPU kabupaten/Kota, tingkat provinsi oleh KPU provinsi, sampai tingkat nasional oleh KPU pusat.

“Hal itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, tentang Pemilu,” tegasnya.

Menurutnya, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 66 Tahun 2024 mengatur penggunaan Aplikasi Sirekap sebagai alat bantu penghitungan suara untuk kepentingan publikasi pada Info Publik Pemilu.

Sebelumnya, Ketua KPU Lampung Erwan Bustami mengatakan Sirekap di situs KPU tidak bisa menjadi acuan penentuan rekapitulasi.

Menurutnya prosesnya rekapitulasi secara berjenjang yang akan menjadi acuan untuk penentuan kursi DPR maupun lainnya. Saat ini tingkat kecamatan telah dimulai sejak 17 Febuari 2024 dan akan berakhir pada 2 Maret 2024 mendatang.

“Nantinya PPK akan membuka Sirekap web untuk disandingkan dengan formulir C. Hasil salinan yang dipegang saksi peserta pemilu dan panwaslu kecamatan. Dalam proses rekapitulasi semua bawa data untuk dicocokkan,” ujar Erwan Bustami.

Erwan mengatakan, dalam proses rekapitulasi sama semua dari tingkat kabupaten/kota, KPU provinsi, dan KPU RI tetap sama.

Fokus Mengawal Suara

Sementara itu, Juru Kampanye TKD Capres 01 Anies-Muhaimin Lampung Fauzan Sibron mengatakan, saat ini TKD fokus mengawal seluruh penghitungan di kecamatan.

“Seluruh kader sekarang lagi terkonsentrasi pada perhitungan suara. Kita akan kawal terus sampai hasil resmi KPU,” katanya.

Wakil Ketua TKD Lampung Capres 02 Prabowo-Gibran, Ahmad Giri Akbar mengatakan hasil tabulasi TKD, suara 02 di Lampung mencapai angka yang tinggi.

“Saat ini kita fokus untuk pleno pada tiap kecamatan dan menunggu hasil resmi dari KPU,” katanya.(red)