Eva Dwiana, Wiyadi dan Budhie Condrowati: Selamat, Profesor Kehormatan Megawati

TOPIKINDONESIA.ID – Presiden ke-5 RI, yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dianugerahi gelar Profesor Kehormatan di Bidang Demokrasi, Perdamaian, Lingkungan dan Budaya, dari Seoul Institute of The Arts (SIA), Korea Selatan, pada Rabu (11/5/2022) waktu setempat.

Di Lampung, kabar mengharumkan nama baik Indonesia ini ikut direspons gembira sejumlah kader militan banteng.

Kader PDI Perjuangan, eks anggota DPRD Lampung 2014-2019, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Bidang Pariwisata, kini Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, di antaranya.

“Selamat kepada Presiden ke-5 Republik Indonesia dan juga Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri atas penganugerahan gelar Profesor Kehormatan di bidang demokrasi, perdamaian, lingkungan dan budaya dari Seoul Institute of The Arts (SIA), Korea Selatan,” hatur Bunda Eva, sapaannya.

Akan halnya Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandarlampung, Wiyadi, politisi yang juga dua periode Ketua DPRD setempat ini terpantau menaut kanal media sosial berbagi video YouTube saluran elektronik laporan langsung acara penganugerahan.

Ucapan selamat senada hadir pula dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mesuji, yang juga anggota Komisi V DPRD Lampung Fraksi PDI Perjuangan, Budhie PS Condrowati.

“Selamat kepada Ibu Megawati Soekarnoputri atas penganugerahan gelar Profesor Kehormatan dari Institut Seni Seoul Korea Selatan,” demikian tulis unggahan media sosialnya, Rabu malam.

“Selamat dan sukses atas penganugerahan gelar Profesor Kehormatan kepada Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri dari Seoul Institute of The Arts,” ucap kader lainnya, anggota DPR/MPR dapil Jawa Tengah yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR, Agustina Wilujeng Pramestuti, di fansbasenya.

Dilaporkan, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol, turut menjamu Megawati dalam pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Korea Selatan di Seoul, Rabu.

Presiden Yoon bahkan senantiasa berada di samping dan menggandeng tangan Mega. Yoon bilang, bertemu Ibu Megawati, “suatu kemuliaan”.

Kompas melaporkan, Ketua Partai Kekuatan Rakyat, Kim Seok-ki, menyebut Megawati: tokoh dunia yang mampu memfasilitasi perdamaian dua negara satu rumpun Semenanjung, Korea Selatan-Korea Utara.

Bagi Mega, gelar profesor kehormatan dari SIA ini merupakan yang kedua untuk dirinyi, usai sebelumnya, di Tanah Air, Ketua Dewan Pengarah BPIP ini menerima gelar Profesor Kehormatan Bidang Kepemimpinan Stratejik dari Universitas Pertahanan pada Juni 2021.

Tercatat, selain kedua gelar, sebelumnya Mega juga telah dianugerahi 9 gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa). Pertama, dari Waseda University of Tokyo, Jepang, saat menjabat presiden tahun 2001. Lalu, dari Moscow State Institute of International Relation, Korea Maritime and Ocean University, Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Negeri Padang, Mokpo National University, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Fujian Normal University, dan Soka University Japan (Januari 2020).

“Bagi generasi muda Tanah Air, terutama generasi milenial, gen Z dan kini generasi platinum bahkan, pesan saya pelajari betul peran sentral Indonesia dalam normalisasi Semenanjung Korea, didalamnya ikut terbujur deret bukti salah satunya peran dari Ibu Megawati, meneruskan jejak Bung Karno dalam menyejukkan Korea. Yang suka K-Pop, imbangi dengan kuasai sejarah ini,” pesan aktivis 1998 asal Lampung, Muzzamil. (*)

 

 1,071 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.