Feature: Pandemi Covid-19, Panen Padi Seluas 110 hektar di Tuba Penuhi Kebutuhan Pangan Masyarakat

  • Bagikan

TOPIKINDONESIA.ID, TULANGBAWANG – Kondisi Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan para petani untuk terus bertanam padi untuk kebutuhan pangan. Hal itu menjadi tulang punggung bagi kehidupan masyarakat terkait dengan kebutuhan akan pangan dalam negeri.

Masa panen padi pun ditunggu-tunggu banyak kalangan, tak terkecuali oleh Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Tulangbawang (Tuba). Karena pada panen raya padi kali ini, Ada sekitar 9.871 Hektar sawah di Tulangbawang, yang akan dipanen, dan Pemprov Lampung akan melakukan panen raya bersama Pemkab Tuba.

Di daerah Tulangbawang saat ini dimana menjadi kekuatan lumbung padi daerah setempat, salah satunya berada di daerah Rawapitu seluas 110 Hektar.

“Kekuatan lumbung padi salah satunya ada di Rawapitu, tadi saya sudah ngobrol dengan Pak Sekda, Alhamdulillah, katanya pemprov siap bantu perbaikan jalan dari jalan ronggolawe sampai pintu masuk Kecamatan Rawapitu,” ucap Bupati Tulangbawang Winarti, saat membuka secara resmi kegiatan Panen Raya di Kampung Sumber Agung, Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tuba bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, Rabu (19/05/2021).

Bupati Tulangbawang juga menyampaikan rasa syukur bahwa dalam situasi pandemi covid-19, warga Tulangbawang tetap dalam keadaan sehat dan mampu melakukan panen raya.

“Ada sekitar 9.871 Hektar sawah di Tulang Bawang, yang akan dipanen saat ini di Rawapitu seluas 110 Hektar, dimana kekuatan lumbung padi salah satunya ada di Rawapitu,” ucap Winarti.

Namun demikian Winarti juga mengungkapkan bahwa Pemkab Tulangbawang menganggarkan APBD sebanyak 20 miliar untuk perbaikan jalan di Rawapitu.

“Kalau jalan bagus, transportasi pengiriman hasil panen ke pusat-pusat sentra pasar di Tulangbawang jadi lebih mudah,” pungkasnya.

Sementara itu, Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi menyatakan bahwa dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini, pertanian adalah sektor yang paling mampu bertahan menopang perekonomian dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Dimana Provinsi Lampung saat ini memiliki banyak komoditi unggulan dalam bidang pertanian, yang diharapkan dapat membangkitkan perekonomian Lampung, baik pada masa pemulihan akibat Pandemi Covid-19 maupun perekonomian Lampung di masa depan.

Menurut Gubernur, Kementerian Pertanian RI telah menetapkan Provinsi Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia, yang antara lain memiliki fungsi sebagai penyedia pangan nasional, penyedia bahan baku industri, dan penyeimbang pembangunan sektor – sektor lainnya.

“Hal tersebut didasari bahwa Lampung memiliki banyak potensi komoditi unggulan dalam bidang pertanian, antara lain padi, jagung, ubi kayu, nanas, pisang, kopi, lada, kakao, sapi, kambing, ayam dan perikanan. Komoditi-komoditi tersebut telah memenuhi kebutuhan pasar lokal, menyumbang kebutuhan nasional, dan ekspor ke berbagai negara,” ungkap Gubernur

Sebagai Lokomotif Pertanian Nasional, ungkap Gubernur Arinal, tentunya juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan kemajuan perekonomian Lampung. Maka kebijakan pemerintah perlu berorientasi pada upaya-upaya untuk mengatasi masalah pembangunan pertanian secara luas.

“Agar Petani, Peternak, dan Nelayan yang tinggal di Lampung, yang jumlahnya hampir mencapai 50 persen dari jumlah penduduk di Provinsi Lampung, dapat menjalankan usaha pertaniannya dengan lebih baik, produktivitas lahannya meningkat, kesejahteraannya juga meningkat, maka sejak awal kepemimpinan, Saya menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan dengan program utama yaitu Program Kartu Petani Berjaya,” pungkas Gubernur.

Dalam kegiatan panen raya tersebut, Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menyerahkan bantuan berupa bibit sebanyak 50 batang, dan benih untuk lahan seluas 1000 Hektar. Fahrizal juga menyerahkan 374 Kartu Petani Berjaya kepada petani di Kecamatan Rawapitu dan sekitarnya. (Fik/TI)

 93 total views,  1 views today

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *